HARIANE - Gas elpiji 3 kilogram (kg) sulit didapatkan warga selama beberapa pekan terakhir. Akibatnya persediaan gas di tingkat pengecer akhirnya diserbu warga yang membutuhkan gas 3 kg.
Pengelola toko kelontong, dan pengecer gas 3 kg di Kulon Progo, Nur mengatakan, sudah banyak warga yang datang untuk membeli tabung gas baru.
"Kami pernah dari pangkalan ambil 15 tabung pada pagi hari, sorenya sudah habis," ungkap Nur, di Kulon Progo, Rabu (26/02/2025).
Nur mengatakan, 15 tabung tersebut biasanya habis terjual selama 2 hari. Namun karena banyak yang cari persediaan gas miliknya cepat habis.
Ditambahkannya, warga banyak yang membeli karena mereka tidak mendapatkan di pangkalan. Warga banyak yang rela berkeliling jauh untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg.
"Saya tidak berani mematok harga lebih tinggi. Jadi saya menjual gas 3 kg Rp 21 ribu per tabung. Sementara jika beli di pangkalan harganya sekitar Rp 18 ribu per tabung," ujarnya.
Sedangkan, Wagiyem, warga asal Kapanewon Kokap, mengakui jika sempat kesulitan mendapatkan gas 3 kg. Hal ini sudah dirasakan sejak awal Februari 2025.
Meskipun mendapat tabung gas baru, Wagiyem mengaku harus membeli dengan harga lebih mahal.
"Saat itu, saya mendapatkan gas 3 kg baru di kisaran Rp 23 ribu per tabung.
Wagiyem pun sempat beralih ke tungku tradisional untuk memasak ketika sulit mendapatkan tabung gas 3 kg. Tungku tersebut menggunakan kayu sebagai sumber api untuk memasak.
"Tapi itu cuma sekitar 2 minggu, setelahnya tabung gas sudah bisa didapat seperti biasa lagi," jelas Wagiyem.****