Gaya Hidup , Budaya , D.I Yogyakarta

Pameran Imagining Peace Tampilkan Isu Alam dan Lingkungan

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
Pameran lukisan
Pameran ‘Imagining Space’ disuguhkan di ARTOTEL Suites Bianto Jogja. (Foto: Wahyu Turi K)

HARIANE - Pameran lukisan karya Harman dan Ida Ratna bertajuk Imagining Peace dihadirkan di ARTSPACE ARTOTEL Suites Bianti - Yogyakarta. Sebanyak 12 lukisan dipamerkan sejak 19 Januari hingga 20 April mendatang.

Lewat Imagining Peace, pengunjung diajak menyelami imajinasi pikiran seniman yang tersaji dalam sebuah karya seni—sebuah undangan untuk membayangkan dunia yang penuh kedamaian dan harapan.

Saat konflik berkecamuk dan perpecahan geopolitik semakin membesar, perdamaian di dunia kita terancam.

Kedua seniman yang berpartisipasi memberikan ciri khas dan sentuhan pribadi yang berbeda.

Karya Harman menggambarkan rumput sebagai unsur utama dalam penciptaan karya. Rumput-rumput hijau berbentuk hewan menjadi ekspresi artistiknya untuk menyampaikan pesan dengan cara yang playful.

Dalam lukisannya, Harman dengan cermat mengeksplorasi interaksi antara objek dan lanskap sebagai latar belakang, menggunakan komposisi semi-monokromatik yang indah.

“Salah satu karya saya berupa lukisan ikan arwana menggambarkan tentang mitos Dewi Kwan Im, lambang dari kemakmuran. Ada juga lukisan sepasang rusa, lambang binatang yang setia,” kata Harman.

Di sisi lain, karya-karya Ida Ratna Ningrum mayoritas menyuarakan kaum perempuan sebagai objek utama, dengan berbagai aktivitas dan objek pendukung lainnya seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, dan alam sekitar untuk menyampaikan pesan-pesan di dalamnya.

Isu alam dan lingkungan terlihat pada seri karya di pameran ini. Manusia hidup berdampingan dengan alam dan berinteraksi.

Binatang dan manusia juga harus bisa hidup berdampingan, mengingatkan tugas manusia untuk menjaga dan melindungi binatang serta pepohonan di alam sekitar.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025