Berita

Presiden China Xi Jin Ping Siap Bekerja Sama Dengan Negara Arab dan Nyatakan Kemerdekaan Palestina Adalah Solusi

profile picture Edmundus Roke Wea
Edmundus Roke Wea
Kemerdekaan Palestina Adalah Solusi
Xi Jin Ping nyatakan kemerdekaan Palestina adalah solusi. (Foto:twitter/Geopolitic_2024)

HARIANE - Menanggapi perang yang berkecamuk antara Israel dan Hamas, Palestina, Presiden China ,Xi Jin Ping menyatakan bahwa kemerdekaan Palestina adalah solusi menyelesaikan pertikaian kedua negara.

Xi Jin Ping juga menyatakan bahwa China bersedia bekerja sama dengan negara-negara Arab untuk mencari 'solusi komprehensif, adil, dan berkelanjutan' terhadap krisis tersebut.

Bersama Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly, China mendukung pembentukan koridor kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada rakyat Palestina.

Xi Jin Ping Nyatakan Kemerdekaan Palestina Adalah Solusi

Jumlah korban perang Israel Vs Hamas terus meningkat. (Foto:twitter/Al__Quraan)

Presiden China, Xi Jinping, telah menyerukan gencatan senjata segera dalam perang Israel-Gaza dan mengajak negara-negara Arab yang didukung oleh Beijing untuk menjadi mediator dalam mencari solusi terbaik terhadap krisis tersebut.

Dilansir dari warta South China Morning Post, Xi menyatakan bahwa Beijing akan bekerja sama dengan Kairo dan mendukung pembentukan koridor kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada warga Palestina yang terjebak di Gaza.

"Menjadi sangat penting untuk mencegah konflik ini meluas atau bahkan tidak terkendali dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang serius," kata Xi.

Xi sempat menyatakan bahwa kemerdekaan Palestina adalah solusi untuk menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung.

"Jalan keluar mendasar dari konflik Palestina-Israel yang berulang terletak pada implementasi solusi dua negara dan pendirian negara Palestina yang independen, agar terwujudnya kehidupan damai bersama antara Palestina dan Israel.

"Tiongkok bersedia meningkatkan koordinasi dengan Mesir dan negara-negara Arab lainnya untuk memfasilitasi solusi komprehensif, adil, dan berkelanjutan atas isu Palestina secepat mungkin," kata Xi.

Hal tersebut dikatakan Xi di tengah-tengah pertemuan kerja sama Internasional yang dihadiri Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Rusia  Vladimir Putin, Presiden Argentina Alberto Fernandez, dan beberapa pemimpin negara lainnya.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025