Idul Fitri 1444H

Sejarah Hari Raya Idul Fitri : Kemenangan Perang Badar dan Perayaan Kaum Jahiliyah

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
sejarah hari raya Idul Fitri
Ternyata begini sejarah hari raya Idul Fitri yang mulai dirayakan pada 2 Hijriyah. (Pexels/Timur Weber)

HARIANE – Sejarah hari raya Idul Fitri menjadi salah satu hal yang sangat menarik untuk diketahui, karena ternyata sarat akan makna bagi kaum muslimin.

Setelah bulan suci ramadhan usai, umat Islam akan merayakan kemenangan mereka dalam menahan hawa nafsu selama puasa.

Pada hari istimewa tersebut, mereka disunnahkan untuk mengumandangkan takbir idul fitri dan melaksanakan shalat Ied berjamaah pada pagi harinya.

Bahkan supaya kegembiraan tersebut bisa dirasakan oleh semua golongan, umat Islam yang memenuhi syarat diwajibkan untuk membayar zakat fitrah.

Siapa sangka, perayaan yang begitu meriah penuh dengan suka cita ini tak lepas dari jasa Rasulullah dan kaum muslimin terdahulu saat perang badar.

Sejarah Hari Raya Idul Fitri

Dilansir dari NU Online, sejarah hari raya idul fitri bermula pada tahun ke-2 hijriah yang bertepatan dengan kaum muslimin dalam perang badar.

Kemenangan tersebut menjadi tonggak sejarah bahwa dibalik perayaan Idul Fitri, ada perjuangan para sahabat meraih kemenangan dari kaum Quraisy.

Secara tidak langsung, hari raya Idul Fitri sama seperti merayakan dua kemenangan, yaitu menang dalam perang badar dan menang melawan hawa nafsu selama puasa Ramadhan.

Selain merayakan kemenangan perang badar dan puasa, Idul Fitri juga sebagai pengganti perayaan kaum jahiliyah Arab Saudi pada zaman Rasulullah.

Dulu kaum jahiliyyah setiap tahunnya melakukan pesta pora pada dua hari, yang disebut hari Nairuz dan Marjaan.

Dua hari raya milik orang Persia Kuno tersebut diisi dengan kemaksiatan seperti mabuk-mabukan dan menari.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025