Berita

Tanggapi Pernyataan Ade Armando Soal Dinasti Politik, Wakil Ketua DPRD DIY: Belajar Lagi

profile picture Tim Red 3
Tim Red 3
Tanggapi Pernyataan Ade Armando Soal Politik Dinasti, Wakil Ketua DPRD DIY: Minta Maaf dan Belajar Lagi
Wakil Ketua DPRD DIY menanggapi pernyataan Ade Armando terkait politik dinasti. (Foto: Ade Armando)

HARIANE - Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menanggapi kritikan Ade Armando terkait praktik dinasti politik di Jogja.

Menurut Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Ade Armando perlu belajar sejarah bagaimana Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk.

"Mengatakan Yogyakarta politik Dinasti adalah kebodohan dan kedangkalan pemahaman yang memalukan. Anak anak SD saja tahu bagaimana sejarah peran Yogyakarta terhadap NKRI," ujar Huda.

Disampaikan olehnya, Keistimewaan DIY diperjuangkan oleh hampir semua eleman dan semua warga saat itu, hampir aklamasi warga DIY menghendaki disahkan nya Undang Undang (UU) Keistimewaan. 

Setelah disahkan, dirasakan manfaat nyata nya bagi warga DIY. Keistimewaan DIY juga sudah menjadi semacam kebutuhan kultural bagi rakyat Yogyakarta. 

  
Kepemimpinan Ngarsa Dalem dan Paduka Pakualam adalah kehendak masyarakat DIY yang disahkan menjadi Undang Undang.

Hal ini sangat demokratis, kehendak masyarakat yang dilegalkan dengan UU Keistimewaan.

"Saya sebagai rakyat Yogyakarta tersinggung jika pak Ade Armando berstatement kurang pantas seperti itu. Saya minta pak Ade Armando minta maaf dan belajar ulang tentang demokrasi dan sejarah NKRI," lanjutnya.

Menurutnya, Ade Armando seharusnya dapat lebih cermat dalam ber-statement.

"Dalam praktiknya, saya kebetulan hampir 10 tahun menjadi anggota DPRD di DIY justru menemukan sikap yang sangat demokratis dan egaliter dari  Ngarsa Dalem. Beliau mencontohkan sikap dan keteladanan sebagai pemimpin yang sangat berkelas, sangat egaliter dan demokratis," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Huda Tri Yudiana meminta Ade Armando dapat meminta maaf pada masyarakat Yogyakarta.

"Sekali lagi saya minta pak Ade Armando minta maaf pada masyarakat Yogyakarta karena saya yakin banyak yang tersinggung, bukan hanya saya," pungkasnya. ****

 

Temukan artikel lainnya di Harianejogja.com

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Daftar Event Jakarta Minggu Ini 1-3 Maret 2023, Ada Pameran hingga Pertunjukan Musik ...

Daftar Event Jakarta Minggu Ini 1-3 Maret 2023, Ada Pameran hingga Pertunjukan Musik ...

Jumat, 01 Maret 2024 15:36 WIB
Kasus Bully di SMA Binus Serpong, KPPPA Minta Identitas Anak Pelaku Tak Diumbar

Kasus Bully di SMA Binus Serpong, KPPPA Minta Identitas Anak Pelaku Tak Diumbar

Jumat, 01 Maret 2024 14:42 WIB
Polisi Sebut Korban Bully Binus School Serpong Alami Stres Akut

Polisi Sebut Korban Bully Binus School Serpong Alami Stres Akut

Jumat, 01 Maret 2024 14:12 WIB
Kronologi Resmi Kasus Bully Binus School Serpong Versi Polisi

Kronologi Resmi Kasus Bully Binus School Serpong Versi Polisi

Jumat, 01 Maret 2024 13:40 WIB
Kasus Bullying Binus School Serpong, Polisi Tetapkan 4 Tersangka dan 8 Anak Berkonflik ...

Kasus Bullying Binus School Serpong, Polisi Tetapkan 4 Tersangka dan 8 Anak Berkonflik ...

Jumat, 01 Maret 2024 13:01 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Medan 2 Maret 2024, Wilayah Kota Terdampak

Jadwal Pemadaman Listrik Medan 2 Maret 2024, Wilayah Kota Terdampak

Jumat, 01 Maret 2024 12:58 WIB
Kecelakaan di Tol Jagorawi Hari Ini Libatkan 2 Mobil, Akibat Pengemudi Mengantuk

Kecelakaan di Tol Jagorawi Hari Ini Libatkan 2 Mobil, Akibat Pengemudi Mengantuk

Jumat, 01 Maret 2024 12:29 WIB
Mahfud MD Minta Masyarakat Tolak Isi RUU DKJ Soal Pemilihan Gubernur Tak Langsung

Mahfud MD Minta Masyarakat Tolak Isi RUU DKJ Soal Pemilihan Gubernur Tak Langsung

Jumat, 01 Maret 2024 11:44 WIB
Bak Petir di Musim Kemarau, Fanny Soegi Bornean Keluar dari Band

Bak Petir di Musim Kemarau, Fanny Soegi Bornean Keluar dari Band

Jumat, 01 Maret 2024 11:11 WIB
Mahfud MD Kritik Program Makan Siang Gratis Dibahas di Sidang Kabinet

Mahfud MD Kritik Program Makan Siang Gratis Dibahas di Sidang Kabinet

Jumat, 01 Maret 2024 11:09 WIB