Cara Mengatasi Autism Spectrum Disorder Yang Dialami Penonton Drama Extraordinary Attorney Woo
“Orang yang menderita penyakit ini bukannya orang yang canggung melakukan kontak mata, namun karena fungsi pemrosesan sensoriknya berbeda daripada orang non-autistik. Hal ini membuat mereka (orang yang menderita) terlalu sensitif terhadap informasi visual yang menyebabkan terlalu banyak informasi yang masuk ketika mereka melihat wajah seseorang. Jadi, mereka tidak bisa melakukan kontak mata.”Setelah adanya unggahan ini, banyak orang yang menyadari fakta dan perbedaan level Autism mengomentari unggahan ini.“Aku juga berpikir begitu terhadap diri saya sendiri. Ini bukan karena aku terpengaruh oleh ❛ Woo Young Woo❜, tetapi karena aku tahu aku sedikit berbeda dari yang lain. Sekarang media memberi tahu kita bahwa ada 'spektrum' dalam autisme, yang membuatku sadar ada autisme ringan, bukan hanya yang parah saja. Hal ini membuatku berpikir ❛Ini aneh. Aku merasa seperti itu juga.❜. Aku merasa seperti ini, karena informasi baru yang kupelajari. Sekarang, aku mengerti mengapa aku seperti ini. Aku juga minum obat ADHD karena kemampuan sosialku kurang dan tidak bisa berkonsentrasi. Aku juga belajar bahwa sindrom Asperger dapat diidap saat dewasa juga.”
Pengertian Autism Spectrum Disorder
Ketahui pengertian Autism Spectrum Disorder dahulu, sebelum mengetahui gejala dan cara mengatasi Autism Spectrum Disorder. (Foto: Pexels/ Nicola Barts)Menurut Kresno Mulyadi, dokter spesialis jiwa, dalam wawancara di kanal YouTube Keluarga Kece, autisme diambil dari kata ❛auto❜ yang artinya diri sendiri.Sehingga, autisme dikatakan sebagai orang yang memiliki kecenderungan ❛auto center❜ atau berpusat pada dirinya.Selain itu, Kresno Mulyadi juga mengatakan bahwa autisme ini merupakan suatu bentuk gangguan perkembangan yang menyangkut beberapa aspek.Aspek-aspek tersebut yaitu.1. Kemampuan komunikasi yang berdampak kepada kemampuan sosial.2. Labilitas emosi seperti terkesan mudah marah, cemas, takut, dan sebagainya.3. Kecenderungan perilaku berulang seperti gerakan tangan, kecenderungan, dan lain-lain.Menurut Kresno Mulyadi, autisme ini dikaitkan dengan beberapa spektrum yang memiliki tingkatan dari yang berat, sedang, ringan, dan bahkan sangat ringan yang biasanya dianggap tidak apa-apa oleh orang-orang.