HARIANE – Libur Lebaran tahun ini masih panjang. Para pemudik memanfaatkan waktu mereka untuk berwisata, salah satu daerah tujuannya yaitu objek wisata di Kabupaten Gunungkidul.
Sejak hari H Lebaran lalu sampai dengan Kamis, 3 April 2025, sudah puluhan ribu wisatawan masuk ke Gunungkidul untuk menikmati destinasi wisata yang ada di daerah ini. Total selama empat hari lalu sudah 74.960 wisatawan berkunjung ke Gunungkidul.
"Sudah ada 74 ribu lebih pengunjung yang masuk ke Gunungkidul. Jumlah ini untuk periode Senin, 31 Maret, sampai Kamis, 3 April 2025," kata Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana, saat dikonfirmasi, Jumat (4/4/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa puluhan ribu pengunjung ini tidak hanya berwisata ke pantai selatan saja, tetapi juga ke Gunung Api Purba Nglanggeran, Embung Nglanggeran, Goa Pindul, Goa Kali Suci, serta beberapa objek wisata minat khusus lainnya.
"Selain ke pantai, banyak juga yang ke Nglanggeran, Goa Pindul, dan lainnya. Tapi memang kawasan pantai masih mendominasi kunjungan wisatawan," jelasnya.
Adapun rincian kunjungan wisatawan adalah sebagai berikut:
-
Senin, 31 Maret 2025: 4.560 pengunjung dengan PAD Rp 41.349.200.
-
Selasa, 1 April 2025: 15.079 pengunjung dengan pendapatan retribusi Rp 154.731.000.
-
Rabu, 2 April 2025: 25.040 pengunjung dengan retribusi masuk sebesar Rp 269.080.000.
-
Kamis, 3 April 2025: 30.281 pengunjung dengan retribusi Rp 329.283.900.
"Sedangkan untuk Jumat ini, belum direkapitulasi karena masih terus berjalan. Setelah Maghrib baru dilakukan penghitungan secara menyeluruh," imbuhnya.
Windu menambahkan, diprediksi bahwa puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada Sabtu dan Minggu sebelum para pemudik kembali ke tanah perantauan atau tempat tinggal mereka.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Priyanta, mengatakan bahwa pada libur Lebaran ini pihaknya menargetkan kunjungan sebanyak 129.949 wisatawan dengan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1.452.953.900.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa target kunjungan wisatawan selama Lebaran tahun ini justru menurun dibandingkan tahun lalu karena beberapa faktor. Salah satunya adalah kondisi iklim di Gunungkidul yang sedang tidak menentu.