Berita

Sejarah Earth Hour yang Jarang Diketahui Masyarakat: Satu Jam Mengubah Dunia?

profile picture Salsa Berlianthi Ariyanto
Salsa Berlianthi Ariyanto
Sejarah Earth Hour
Foto bumi di luar angkasa. (Sumber foto: Pexels:/@Pixabay)

HARIANE -  Sejarah Earth Hour perlu diketahui agar menambah wawasan masyarakat mengenai aksi dunia dalam mematikan lampu dan peralatan elektronik selama 60 menit.

Earth Hour adalah sebuah gerakan global yang mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, hingga pemerintah di seluruh dunia untuk menunjukkan kepedulian dalam perubahan iklim dunia.

Dilansir dari laman WWF, Earth Hour diperingati setiap hari Sabtu terakhir di bulan Maret.

https://www.pexels.com/id-id/foto/tekstil-hitam-41949/
Sejarah Earth Hour. 
(Sumber foto: Pexels/@Pixabay)

Di Indonesia terdapat 33 komunitas Earth Hour di berbagai wilayah yang bertujuan untuk mendorong semangat anak muda dalam mewujudkan masa depan bumi yang lebih baik, sehingga perubahan iklim bumi di seluruh dunia tidak terlalu ekstrim.

Lebih lanjut, dikutip dari World Wildlife membagikan informasi sejarah penting Earth Hour. Ternyata aksi mematikan lampu dan barang elektronik selama 60 menit dilakukan oleh 190 negara di seluruh dunia pada hari Sabtu, 25 Maret dari pukul 20:30-21:30 waktu setempat.

Sejarah Earth Hour

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Ftwitter.com%2Fearthhour&psig=AOvVaw0nyphP84WFwBoYhfy5QTYa&ust=1679803428300000&source=images&cd=vfe&ved=0CBIQ3YkBahcKEwio7tjGmfb9AhUAAAAAHQAAAAAQBA
Earth Hour World Wide Fund for Nature.
(Sumber foto: Twitter/@earthhour)

Earth Hour pertama kali dilaksanakan WWF (World Wide Fund for Nature) pada tahun 2007 bersama mitranya di Sydney Australia, dan sejak itu Earth Hour tumbuh menjadi gerakan akar rumput dunia terbesar untuk lingkungan. 

Meskipun aksi Earth Hour hanya berlangsung selama 60 menit atau satu jam, tetapi telah membantu bumi dalam memperbaiki iklim.

Seperti disebutkan dalam laman earthhour-org, aksi mematikan lampu dan peralatan elektronik dalam Earth Hour dapat memberikan pengaruh atau perubahan baik.

Satu jam mengubah dunia melalui kegiatan Earth Hour tentu akan membawa dampak positif bagi bumi.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Mas Dhito Siap Kawal Kasus Penganiayaan Santri di Kediri, Pihak Ponpes Justru Masih ...

Mas Dhito Siap Kawal Kasus Penganiayaan Santri di Kediri, Pihak Ponpes Justru Masih ...

Kamis, 29 Februari 2024 11:23 WIB
Langka: UNY Buka Program D4 Pengobatan Tradisional

Langka: UNY Buka Program D4 Pengobatan Tradisional

Kamis, 29 Februari 2024 11:12 WIB
Kecelakaan di Sleman Hari Ini Libatkan 2 Motor, Korban Luka dan Dilarikan Ke ...

Kecelakaan di Sleman Hari Ini Libatkan 2 Motor, Korban Luka dan Dilarikan Ke ...

Kamis, 29 Februari 2024 11:04 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Pembacokan di Pekalongan, Pelaku Berjumlah 30 Sambil Membawa Sajam

Seorang Pria Jadi Korban Pembacokan di Pekalongan, Pelaku Berjumlah 30 Sambil Membawa Sajam

Kamis, 29 Februari 2024 10:48 WIB
2 Remaja Penghisap Ganja Ditangkap Polisi di Pekalongan, Barang Bukti Disimpan di Helm

2 Remaja Penghisap Ganja Ditangkap Polisi di Pekalongan, Barang Bukti Disimpan di Helm

Kamis, 29 Februari 2024 10:24 WIB
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 29 Februari 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 29 Februari 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 29 Februari 2024 09:58 WIB
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 29 Februari 2024 Naik Lagi, Cek Rinciannya ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 29 Februari 2024 Naik Lagi, Cek Rinciannya ...

Kamis, 29 Februari 2024 09:55 WIB
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Angkot Terbakar di Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tadi Malam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Angkot Terbakar di Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tadi Malam

Kamis, 29 Februari 2024 09:53 WIB
Kebakaran di Surabaya Hari Ini, Rumah Sakit Mata di Undaan Terbakar

Kebakaran di Surabaya Hari Ini, Rumah Sakit Mata di Undaan Terbakar

Kamis, 29 Februari 2024 09:19 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Pasuruan 29 Februari 2024, Wilayah Probolinggo Terdampak

Jadwal Pemadaman Listrik Pasuruan 29 Februari 2024, Wilayah Probolinggo Terdampak

Kamis, 29 Februari 2024 09:16 WIB