Ekbis

Bagaimana Danantara Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Menciptakan Lapangan Kerja Baru

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
Bagaimana Danantara Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Menciptakan Lapangan Kerja Baru
Presiden Prabowo luncurkan Danantara Indonesia didampingi SBY dan Jokowi. (Youtube/Setkab RI)

HARIANE - Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan Danantara sebagai strategi optimalisasi aset negara guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru.

Sebagai fund investment arm pemerintah, Danantara berperan dalam meningkatkan produktivitas aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mempercepat investasi di sektor strategis.

Optimalisasi Aset Negara dan Manajemen Risiko

Pengamat ekonomi Josua Pardede menjelaskan, Danantara dirancang untuk mengelola aset BUMN secara lebih efisien.

Dengan model yang menyerupai sovereign wealth fund, Danantara memiliki tiga fokus utama:

  1. Optimalisasi Aset Negara - Mengonsolidasikan aset BUMN agar lebih produktif dan mampu menghasilkan keuntungan maksimal.

  2. Manajemen Risiko - Memisahkan risiko operasional dan investasi, sehingga investasi dapat dilakukan secara agresif tanpa mengganggu stabilitas BUMN.

  3. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi - Investasi strategis di sektor-sektor penting seperti ketahanan energi, pangan, dan hilirisasi industri.

Kontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi 8%

Dengan aset yang dikelola mencapai Rp900 triliun atau sekitar USD 15 miliar, Danantara diharapkan mampu meningkatkan investasi dalam proyek strategis.

Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8%, yang dapat dicapai melalui peningkatan investasi yang lebih besar.

"Jika investasi meningkat, bisnis baru akan tumbuh, lapangan kerja bertambah, pengangguran berkurang, dan pendapatan masyarakat meningkat," ujar Josua Pardede.

Danantara juga akan mendukung sektor hilirisasi industri dan ketahanan energi, yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ads Banner

BERITA TERKINI

Dampak Hujan di Gunungkidul, Sungai Bawah Tanah Baron Meluap

Dampak Hujan di Gunungkidul, Sungai Bawah Tanah Baron Meluap

Sabtu, 29 Maret 2025
Pantau Pos Pengamanan di Tugu Yogyakarta, Hasto Wardoyo Sebut Lalu Lintas H-3 Lebaran ...

Pantau Pos Pengamanan di Tugu Yogyakarta, Hasto Wardoyo Sebut Lalu Lintas H-3 Lebaran ...

Jumat, 28 Maret 2025
Tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Kapolri Sebut Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat Malam

Tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Kapolri Sebut Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat Malam

Jumat, 28 Maret 2025
Diguyur Hujan Deras, Puluhan Rumah di Gunungkidul Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Puluhan Rumah di Gunungkidul Terendam Banjir

Jumat, 28 Maret 2025
Puluhan Rumah di Imogiri Terendam Banjir Imbas Kali Celeng Meluap

Puluhan Rumah di Imogiri Terendam Banjir Imbas Kali Celeng Meluap

Jumat, 28 Maret 2025
Kunjungan ke Jogja, Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Pasar Terban

Kunjungan ke Jogja, Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Pasar Terban

Jumat, 28 Maret 2025
Selalu Lebih Awal, Berikut Jadwal Idul Fitri Jemaah Aolia Tahun Ini

Selalu Lebih Awal, Berikut Jadwal Idul Fitri Jemaah Aolia Tahun Ini

Jumat, 28 Maret 2025
Aksi Pencurian Beras Zakat Fitrah di Gunungkidul Terekam CCTV, Pelaku Merupakan Warga Setempat

Aksi Pencurian Beras Zakat Fitrah di Gunungkidul Terekam CCTV, Pelaku Merupakan Warga Setempat

Jumat, 28 Maret 2025
Dishub Gunungkidul Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Lebaran, Ini Hasilnya

Dishub Gunungkidul Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Lebaran, Ini Hasilnya

Jumat, 28 Maret 2025
Layanan Publik di Sleman Tidak Libur Selama Lebaran, Disdukcapil Buka Pelayanan Terbatas

Layanan Publik di Sleman Tidak Libur Selama Lebaran, Disdukcapil Buka Pelayanan Terbatas

Kamis, 27 Maret 2025