Berita , D.I Yogyakarta

Bawaslu DIY Waspadai Potensi Pelanggaran Tinggi Saat Masa Tenang

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
Bawaslu diy
Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib saat diwawancara. (Foto: Wahyu Turi K)

HARIANE - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY mewaspadai potensi terjadinya pelanggaran di masa tenang kampanye.

Hal tersebut diutarakan Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib yang menurutnya pelanggaran dapat terjadi karena beberapa pihak ingin menggiring pilihan rakyat sebelum hari pencoblosan, salah satunya dengan politik uang atau money politic.

“Tiga hari ini masyarakat diberi kesempatan utnuk berfikir jernih agar bisa menentukan pilihannya dengan tepat. Tapi ada beberapa pihak ingin mengambil pilihan rakyat dengan berbagai cara,” kata Najib, Minggu, 11 Februari 2024..

Terkait hal tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat untuk turut serta mencegah jika ditemukan potensi pelanggaran.

Namun jika masih ada pelanggaran, ia berharap masyarakat dapat melaporkan ke Bawaslu.

“Sebaiknya kalau baru berupa potensi dicegah. Kan masyarakat bisa merasakan kok ada orang bawa amplop atau bawa logistik diduga mau politik uang kalau bisa dicegah,” ujarnya.

“Dalam konteks masa tenang pasti potensi pelanggarannya masif, sementara kita terbatas jumlahnya. Tanpa bantuan masyarakat tentu pengawas pemilu tidak bisa berbuat lebih,” lanjutnya.

Selain potensi terjadinya politik uang, pihaknya juga mewaspadai potensi intimidasi dari berbagai pihak berupa pemaksaan untuk memilih pasangan calon tertentu. Juga ketidaktaatan terhadap prosedur di mana dapat dilakukan oleh pelaksana pemilu.

Dalam hal pengawasan, Bawaslu berkoordinasi dengan Polda dan Kominfo untuk mengawasi potensi pelanggaran di dunia maya.

Di sisi lain, pada masa tenang ini Bawaslu juga melaksanakan penurunan alat peraga kampanye (APK) mulai 11-13 Februari 2024 berkoordinasi dengan KPU dan Satpol PP. Meski demikian pihaknya berharap para peserta pemilu dapat menurunkan APK secara mandiri.

“Mereka yang berbuat, mereka yang bertanggungjawab. Artinya APK yang dipasang oleh peserta pemilu harusnya, idealnya, secara etika mereka harus membersihkan sendiri,” tegasnya.

Menurutnya sejauh ini, pelanggaran APK yang tersebar se-DIY jumlahnya tidak banyak. Bahkan menurun dibandingkan Pemilu 2019 lalu.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Viral, Detik-detik Bus Terbakar di Gamping Sleman Hari ini

Viral, Detik-detik Bus Terbakar di Gamping Sleman Hari ini

Kamis, 18 April 2024 08:35 WIB
Ramalan Zodiak Jumat 19 April 2024 Lengkap, Aries Beruntung Soal Karier, Virgo Bisa ...

Ramalan Zodiak Jumat 19 April 2024 Lengkap, Aries Beruntung Soal Karier, Virgo Bisa ...

Kamis, 18 April 2024 07:50 WIB
Prediksi Pertandingan Indonesia U23 vs Australia U23, Justin Hubner Diprediksi Tampil Bersama Garuda ...

Prediksi Pertandingan Indonesia U23 vs Australia U23, Justin Hubner Diprediksi Tampil Bersama Garuda ...

Kamis, 18 April 2024 07:22 WIB
Hasil Pertandingan Bayern Munchen vs Arsenal, Semua Perwakilan Inggris Kandas Tak Tersisa

Hasil Pertandingan Bayern Munchen vs Arsenal, Semua Perwakilan Inggris Kandas Tak Tersisa

Kamis, 18 April 2024 06:27 WIB
Hasil Pertandingan Manchester City vs Real Madrid, Drama Adu Penalti Kandaskan The Citizen

Hasil Pertandingan Manchester City vs Real Madrid, Drama Adu Penalti Kandaskan The Citizen

Kamis, 18 April 2024 05:44 WIB
Jokowi Bertemu CEO Apple Tim Cook, Bakal Buka Developer Academy Keempat di Bali

Jokowi Bertemu CEO Apple Tim Cook, Bakal Buka Developer Academy Keempat di Bali

Rabu, 17 April 2024 21:45 WIB
Tradisi Setelah Musim Panen, Rasulan di Kemadang Gunungkidul Digelar Meriah

Tradisi Setelah Musim Panen, Rasulan di Kemadang Gunungkidul Digelar Meriah

Rabu, 17 April 2024 21:01 WIB
Jadi Pemain Inti, Justin Hubner Bawa Kemenangan Cerezo Osaka vs Iwate Grulla Morioka

Jadi Pemain Inti, Justin Hubner Bawa Kemenangan Cerezo Osaka vs Iwate Grulla Morioka

Rabu, 17 April 2024 20:19 WIB
Peringatan Dini Cuaca di Jogja : Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang pada ...

Peringatan Dini Cuaca di Jogja : Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang pada ...

Rabu, 17 April 2024 20:07 WIB
Polres Bantul Klaim Pelanggaran Selama Operasi Ketupat Progo 2024 Menurun

Polres Bantul Klaim Pelanggaran Selama Operasi Ketupat Progo 2024 Menurun

Rabu, 17 April 2024 19:17 WIB