Berita , Pilihan Editor

Cara Cek Kendaraan Kena Tilang Elektronik atau Tidak, Begini Alur Tahapannya

profile picture Hanna
Hanna
Cara Cek Kendaraan Kena Tilang Elektronik atau Tidak, Begini Alur Tahapannya
Cara Cek Kendaraan Kena Tilang Elektronik atau Tidak, Begini Alur Tahapannya
HARIANE - Cara cek kendaraan kena tilang elektronik atau tidak menggunakan ETLE (Elektronik Traffic Law Enforcement) ini sudah diberlakukan sejak 01 April 2022.
Cara cek kendaraan kena tilang elektronik atau tidak dengan ETLE ini ditujukan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara dan sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan yang terjadi di lalu lintas.
Cara cek kendaraan kena tilang elektronik atau tidak melalui ETLE ini berdasarkan pada keputusan Korlantas Polri yang berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Tbk sebagai tindak lanjut dari aturan kecepatan maksimal 120 km/jam di ruas jalan tol.
Adapun, dilansir dari akun Instagram Polda Jawa Barat @humaspoldajabar, pelanggaran yang akan ditindaklanjuti melalui tilang elektronik di jalan tol ini terfokus pada dua hal, yakni pelanggaran overspeed dan overload.
Pelanggaran overspeed (melebihi batas kecepatan) akan diukur dengan speed camera, dengan batas kecepatan 60-100 km/h. Sedangkan, pelanggaran overload (kelebihan muatan) akan diukur dengan Weight In Motion (WIM) di jalan tol.
BACA JUGA : Lokasi Kamera Tilang Online dan Batas Kecepatan Berkendara, E-Tilang Diberlakukan Mulai 1 April Melalui ETLE

Alur Tilang Elektronik

Dilansir dari website resmi ELTE Polda Metro Jaya berikut dibawah ini adalah mekanisme alur tilang elektronik:
  1. Perangkat secara otomatis menangkap pelanggaran lalu lintas yang dimonitor dan mengirimkan media barang bukti pelanggaran ke Back Office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya
  2. Petugas mengidentifikasi data kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identifikasi (ERI) sebagai sumber data kendaraan
  3. Petugas Mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang terjadi
  4. Pemilik kendaraan melakukan konfirmasi via Website atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum
  5. Petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRIVA untuk setiap pelanggaran yang telah terverifikasi untuk penegakan hukum
Adapun jika terjadi kegagalan pemilik kendaraan untuk konfirmasi akan mengakibatkan blokir STNK sementara baik itu ketika telah pindah alamat, telah dijual, maupun kegagalan membayar denda.
BACA JUGA : Viral! Marc Marquez Naik Motor Penyelenggara yang Pajaknya Mati, Netizen: Awas Kena Tilang

Cara Cek Kendaraan Kena Tilang Elektronik atau Tidak

Berbeda dengan sistem tilang pada umumnya, dimana biasanya polisi akan langsung memberhentikan kendaraan pengendara yang melanggar aturan di jalan.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Latih Keterampilan Siswa, SMK di Gunungkidul Gelar Parade Sound

Latih Keterampilan Siswa, SMK di Gunungkidul Gelar Parade Sound

Rabu, 12 Juni 2024 22:01 WIB
Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban Milik Warga Sleman, Bobotnya 828 Kg Seharga Rp ...

Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban Milik Warga Sleman, Bobotnya 828 Kg Seharga Rp ...

Rabu, 12 Juni 2024 19:50 WIB
Apes, Niat Kembalikan HP Temuan, Pemuda Asal Kretek Bantul Malah Dikeroyok Pakai Sajam

Apes, Niat Kembalikan HP Temuan, Pemuda Asal Kretek Bantul Malah Dikeroyok Pakai Sajam

Rabu, 12 Juni 2024 19:10 WIB
Pemkab Sleman Komitmen Dukung Intervensi Stunting Serentak

Pemkab Sleman Komitmen Dukung Intervensi Stunting Serentak

Rabu, 12 Juni 2024 18:31 WIB
Sleman School Expo Jenjang SD Digelar, Bupati Sleman Dorong Peningkatan Potensi dan Kualitas ...

Sleman School Expo Jenjang SD Digelar, Bupati Sleman Dorong Peningkatan Potensi dan Kualitas ...

Rabu, 12 Juni 2024 17:58 WIB
Soroti Polwan Bakar Suami, Menko PMK: Judi Online Sangat Membahayakan

Soroti Polwan Bakar Suami, Menko PMK: Judi Online Sangat Membahayakan

Rabu, 12 Juni 2024 17:39 WIB
Ramai Petisi Beach Club Raffi Ahmad, Begini Tanggapan Bupati Gunungkidul

Ramai Petisi Beach Club Raffi Ahmad, Begini Tanggapan Bupati Gunungkidul

Rabu, 12 Juni 2024 16:51 WIB
20 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Kabupaten Sleman, Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

20 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Kabupaten Sleman, Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 12 Juni 2024 15:04 WIB
5 Remaja yang Hina dan Bikin Lelucon Soal Anak Palestina Akhirnya Minta Maaf

5 Remaja yang Hina dan Bikin Lelucon Soal Anak Palestina Akhirnya Minta Maaf

Rabu, 12 Juni 2024 15:01 WIB
Libatkan Ribuan Warga, Pengerjaan Program Padat Karya Disnakertrans Bantul Dimulai Hari Ini

Libatkan Ribuan Warga, Pengerjaan Program Padat Karya Disnakertrans Bantul Dimulai Hari Ini

Rabu, 12 Juni 2024 14:19 WIB