Upaya Trauma Healing untuk Saksi Mata dan Korban Pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober
Gerakan Trauma Support Mobility. (Foto: Kemenko pmk)Pasca tragedi kanjuruhan, upaya untuk membantu saksi mata dan korban yang mengalami trauma pun dilakukan oleh berbagai pihak mulai dari instansi pemerintah dan organisasi psikologis.Salah satunya Gerakan Trauma Support Mobility yang diinisiasi Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Malang yang mendapat apresiasi dari Menko PMK.Di mana kegiatan tersebut secara bertahap akan berupaya menjemput bola untuk memberikan penyuluhan dan pengobatan psikis kepada korban yang secara langsung maupun tidak langsung terkena dampak psikologis dari tragedi Kanjuruhan.Adapun untuk pendataan, Gerakan Trauma Support Mobility selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan Kota Malang dan juga data penjualan tiket penonton.
Demikian informasi seputar trauma yang dialami korban dan saksi mata pasca tragedi Kanjuruhan 1 Oktober yang saat ini dalam proses penyuluhan dan pengobatan.****