Berita

Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid Dikritik, Jubir Kemenag : Masih Ada yang Gagal Paham

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
pedoman penggunaan pengeras suara di masjid
Jubir Kemenag tanggapi pedoman penggunaan pengeras suara di masjid yang dikritik. (Kemenag)

HARIANE – Pada 26 Februari 2024 yang lalu Menag mengeluarkan surat edaran yang salah satu poinnya membahas pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan kalau volume pengeras suara di Masjid dan Mushola sebaiknya tidak lebih dari 100 dB.

Selain itu disebutkan pula kalau penggunaan pengeras suara saat shalat tarawih, tadarus Al- Quran dan syiar agama Islam sebaiknya menggunakan pengeras suara dalam.

Sayangnya, hal tersebut disalahartikan oleh sejumlah oknum dengan menyebut kalau pemerintah melarang penggunaan pengeras suara saat melakukan aktivitas keagamaan di masjid dan mushola.

“Masih ada yang gagal paham terhadap edaran SE 05 Tahun 2022, lalu menyebut ada larangan penggunaan pengeras suara. Kami harap agar edaran itu dibaca dengan seksama,” jelas Jubir Kementerian Agama.

Terkait kisruh tersebut, Jubir Menag Anna Hasbie menegaskan kalau surat edaran tersebut bertujuan untuk mengatur, bukan melarang penggunaan pengeras suara.

“Tidak ada larangan penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola. Syiar Islam harus didukung. Kemenag terbitkan edaran untuk mengatur penggunaan pengeras suara dalam dan pengeras suara luar,” ujar Anna Hasbie seperti dikutip dari Kementerian Agama.

Daftar Negara yang Menerbitkan Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid

Menurut Anna Hasbie, pedoman penggunaan pengeras suara di masjid tidak hanya diterapkan di Indonesia.

Bahkan beberapa negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam sudah menerbitkan dan melaksanakan pedoman tersebut.

Beberapa negara muslim yang mengatur penggunaan pengeras suara di Masjid antara lain Arab Saudi, Mesir, Bahrain, Malaysia, Uni Emirat Arab, Turki dan Suriah. ****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Pemkot Yogyakarta Luncurkan Inovasi Baru "Pungkasi", Tingkatkan Tertib Administrasi Kependudukan Pasca Perceraian

Pemkot Yogyakarta Luncurkan Inovasi Baru "Pungkasi", Tingkatkan Tertib Administrasi Kependudukan Pasca Perceraian

Senin, 15 Juli 2024 20:04 WIB
Pria asal Bantul Meninggal Dunia Usai Terjatuh saat Bersihkan Toren Air di Asrama ...

Pria asal Bantul Meninggal Dunia Usai Terjatuh saat Bersihkan Toren Air di Asrama ...

Senin, 15 Juli 2024 18:07 WIB
Operasi Patuh Progo 2024, Satlantas Polresta Yogyakarta Petakan Titik Rawan Pelanggaran dan Kecelakaan

Operasi Patuh Progo 2024, Satlantas Polresta Yogyakarta Petakan Titik Rawan Pelanggaran dan Kecelakaan

Senin, 15 Juli 2024 17:09 WIB
Keren! Anggota Polwan Polres Bantul Sabet Dua Gelar Kompetisi Menembak

Keren! Anggota Polwan Polres Bantul Sabet Dua Gelar Kompetisi Menembak

Senin, 15 Juli 2024 16:52 WIB
Hendak Berikan Ceramah di Salatiga, DPO Penipuan Sertifikat Tanah Diamankan Tim Tabur Kejati ...

Hendak Berikan Ceramah di Salatiga, DPO Penipuan Sertifikat Tanah Diamankan Tim Tabur Kejati ...

Senin, 15 Juli 2024 16:28 WIB
Forpi Kota Yogyakarta Apresiasi Hari Pertama MPLS Tak Ada Perundungan dan Perploncoan

Forpi Kota Yogyakarta Apresiasi Hari Pertama MPLS Tak Ada Perundungan dan Perploncoan

Senin, 15 Juli 2024 16:23 WIB
Rumah Ketua Ormas di Bantul Dirusak, Polisi Masih Selidiki Motif Pelaku

Rumah Ketua Ormas di Bantul Dirusak, Polisi Masih Selidiki Motif Pelaku

Senin, 15 Juli 2024 16:23 WIB
TNI Kejar Gerombolan OPM yang Bakar Sekolah di Okbab Papua Pegunungan

TNI Kejar Gerombolan OPM yang Bakar Sekolah di Okbab Papua Pegunungan

Senin, 15 Juli 2024 14:57 WIB
Mulai Hari Ini Polres Bantul Gelar Operasi Patuh Progo 2024, Ini Sasaran Pelanggarannya

Mulai Hari Ini Polres Bantul Gelar Operasi Patuh Progo 2024, Ini Sasaran Pelanggarannya

Senin, 15 Juli 2024 14:20 WIB
Geger 5 Tokoh NU Bertemu Presiden Israel, Ketua PBNU : Sangat Disesalkan

Geger 5 Tokoh NU Bertemu Presiden Israel, Ketua PBNU : Sangat Disesalkan

Senin, 15 Juli 2024 14:00 WIB