Gaya Hidup , Kesehatan

Bahaya Sunscreen Pemicu Kanker di Pasaran, Kenali Jenis dan Langkah Pencegahannya

profile picture Meilisa Jibrani
Meilisa Jibrani
sunscreen pemicu kanker
Ilustrasi bahaya sunscreen pemicu kanker yang beredar di pasaran. (Ilustrasi: Pexels/Karolina Grabowska)
  • 20016AF
  • 20084BF
  • 21139AF
  • 20301CF
  • Bahaya Zat Benzena pada Sunscreen

    Benzena adalah cairan yang tidak berwarna dan sangat mudah terbakar dengan bau seperti bensin. 

    Benzena ditemukan dalam minyak mentah dan sebagai produk sampingan dari proses penyulingan minyak. Benzena juga digunakan sebagai pelarut dan dalam sintesis berbagai bahan kimia.

    Zat tersebut juga dikenal sebagai karsinogen, yang berarti telah dikaitkan dengan kanker. Secara khusus, Benzena juga dianggap meningkatkan risiko limfoma, leukemia, dan kanker darah lainnya.

    Bahan kimia dalam produk-produk sunscreen memang difungsikan untuk meningkatkan efektivitas dalam melindungi kulit dari sinar ultraviolet matahari yang berbahaya. 

    Meskipun demikian, dilansir dari laman Breast Cancer, penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat paparan tertentu, beberapa bahan kimia dalam produk tabir surya dapat menyebabkan kanker. 

    Banyak dari bahan kimia ini dianggap sebagai pengganggu hormon. Pengganggu hormon dapat mempengaruhi cara kerja estrogen dan hormon lainnya di dalam tubuh dengan cara memblokir atau menirunya, sehingga mengganggu keseimbangan hormon tubuh. 

    Karena estrogen dapat membuat kanker payudara yang positif reseptor hormon berkembang dan tumbuh, banyak wanita memilih untuk membatasi paparan mereka terhadap bahan kimia yang dapat bertindak seperti estrogen.

    Memilih Sunscreen Non-Karsinogenik 

    Memilih sunscreen non karsinogenik atau yang tidak memicu kanker sudah menjadi kewajiban mengingat bahaya zat tersebut seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. 

    Salah satu tabir surya dengan klaim non karsinogenik dikembangkan oleh kelompok PKM Mahasiswi UAD Yogyakarta Jurusan Farmasi. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025