Berita , D.I Yogyakarta

Jabat Pj Wali Kota Yogyakarta Terbaru, Ini Tugas Besar Sugeng Purwanto

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
Pj wali kota yogyakarta Sugeng Purwanto
Pj Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto usai pelantikan di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Rabu, 22 Mei 2024. (Foto: Wahyu Turi K)

HARIANE - Gubernur DIY Sri Sultan HB X telah melantik Penjabat Wali Kota Yogyakarta terbaru untuk menggantikan pemimpin sebelumnya yang telah bekerja selama satu tahun penuh.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri, Nomor 100.2.1.3-1080 dan 100.2.1.3- 1081 Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Walikota Yogyakarta dan Penjabat Bupati Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta dan dilakukan di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Rabu, 22 Mei 2024.

Dalam hal ini, Pj Wali Kota Yogyakarta yang sebelumnya diduduki Singgih Raharjo, sekarang digantikan oleh Sugeng Purwanto yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat.

Singgih Raharjo menyampaikan bahwa banyak hal yang ia dapatkan selama diberi amanah untuk memimpin Kota Yogya, terutama solusi untuk mengatasi persoalan sampah.

Menurut Singgih, tugas yang sudah ia lakukan terkait penanganan sampah perlu dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.

Untuk diketahui pada masa kepemimpinannya, Singgih membangun tiga TPST yakni di Nitikan, Krangon, dan Karangmiri. Meskipun TPST Karangmiri baru akan beroperasi pada awal Juni nanti.

Ketiga TPST tersebut berkapasitas 125 ton per hari. Sedangkan total sampah yang diproduksi Kota Yogya perharinya sekitar 200 ton. Sisa timbulan sampah itu kemudian ia lakukan kerjasama dengan Pemkab Bantul untuk dilakukan pengelolaan sampah.

“Untuk sisi hulunya, kami bersama dengan dunia industri, usaha, dan masyarakat didorong untuk mereduksi produksi sampah. Secara hilirnya sudah ketemu, tetapi hulunya perlu diedukasi bagaimana kita tidak produksi sampah secara berlebihan,” kata Singgih, Rabu, 22 Mei 2024.

Terkait PR besar itu, Pj Wali Kota Yogyakarta terbaru, Sugeng Purwanto mengatakan akan melanjutkan kebijakan yang dinilai baik. Sedangkan kekurangan dari kepemimpinan sebelumnya, ia berupaya akan melengkapi meskipun dibutuhkan dorongan dari semua aparat, OPD, dan masyarakat Kota Yogyakarta sendiri.

“Karena tidak mungkin terkait urusan sampah jadi tanggung jawab Pemkot Yogyakarta saja, tetapi bagaimana elaborasi semua stakeholder, non government, terutama kesadaran masyarakat sendiri untuk mengelola sampah dengan baik,” terang Sugeng.

Menurutnya, tugas paling utama saat ia menjabat nanti ialah tentang menyukseskan Pilkada 2024. Bagaimana ia mengawal proses pergantian kepala daerah di setiap prosesnya hingga pelantikan Wali Kota Yogyakarta. Terkait hal itu ia menegaskan untuk seluruh ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta tetap netral selama proses Pilkada tanpa condong ke salah satu pihak.

“Utamanya adalah itu, harus menyukseskan Pilkada sampai terpilihnya pimpinan daerah. Pasti (ASN harus netral), itu hukumnya wajib. Kalau toh tidak ditegaskan dalam ikrar, dalam aturan secara umum, memang secara normatif ASN harus netral. Apapun alasan dan motivasinya harus netral,” tandasnya.****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Kecelakaan Tunggal, Pemotor di Gunungkidul Meninggal Usai Tabrak Tugu

Kecelakaan Tunggal, Pemotor di Gunungkidul Meninggal Usai Tabrak Tugu

Rabu, 19 Juni 2024 07:59 WIB
Ramalan Zodiak Kamis 20 Juni 2024 Penting untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, ...

Ramalan Zodiak Kamis 20 Juni 2024 Penting untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, ...

Rabu, 19 Juni 2024 07:49 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Jogja 19 Juni 2024, Berdampak Terhadap ULP Sleman

Jadwal Pemadaman Listrik Jogja 19 Juni 2024, Berdampak Terhadap ULP Sleman

Rabu, 19 Juni 2024 06:59 WIB
Jadwal SIM Keliling Purwakarta Juni 2024, Hadir dari Senin hingga Sabtu

Jadwal SIM Keliling Purwakarta Juni 2024, Hadir dari Senin hingga Sabtu

Rabu, 19 Juni 2024 06:28 WIB
Petasan Meledak di Sanden Bantul, Empat Remaja Luka-luka

Petasan Meledak di Sanden Bantul, Empat Remaja Luka-luka

Rabu, 19 Juni 2024 05:28 WIB
64 Tangki Air Bersih Disalurkan BPBD Gunungkidul ke Warga Terdampak Kekeringan

64 Tangki Air Bersih Disalurkan BPBD Gunungkidul ke Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 18 Juni 2024 20:12 WIB
Jumlah Sapi Kurban di Bantul Menurun, Kambing Justru Meningkat

Jumlah Sapi Kurban di Bantul Menurun, Kambing Justru Meningkat

Selasa, 18 Juni 2024 19:32 WIB
Dua Jamaah Haji Asal Bantul Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jamaah Haji Asal Bantul Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 18 Juni 2024 15:56 WIB
Warga Gunungkidul Meraup Untung dari Usaha Kerajinan Aksesoris Pengantin

Warga Gunungkidul Meraup Untung dari Usaha Kerajinan Aksesoris Pengantin

Selasa, 18 Juni 2024 15:04 WIB
Pasca Idul Adha, Jasa Gilingan Daging di Gunungkidul Diserbu Warga

Pasca Idul Adha, Jasa Gilingan Daging di Gunungkidul Diserbu Warga

Selasa, 18 Juni 2024 14:16 WIB