Berita , D.I Yogyakarta
Kasus Antraks Kembali Ditemukan di Gunungkidul, Daging Sapi Mati Diberikan ke Pedagang
Pihaknya juga mengimbau agar ternak di sekitar tidak dipindahkan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
"Kami sudah menganjurkan agar hewan ternak lainnya tidak keluar terlebih dahulu dari wilayah itu," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Sri Suhartanta, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan hewan ternak dari Kalurahan Tileng, Girisubo. Dari data yang berhasil dikumpulkan, tiga ekor sapi dan dua ekor kambing terindikasi antraks.
Dia juga mengakui bahwa sapi yang mati tersebut sempat dipindahkan dari lokasi tanpa melalui SOP penanganan yang tepat.
"Yang mati satu, sapi limosin. Informasinya ada pemindahan, tapi apakah dijual atau tidak, kami belum mendapat informasinya lagi," kata Suhartanta.
Pihaknya memerintahkan DPKH Gunungkidul untuk segera menelusuri kasus antraks yang terjadi di Kalurahan Tileng tersebut.
"Kami telah memerintahkan DPKH untuk menelusuri asal antraks tersebut serta menangani pasca-kematian," pungkas Suhartanta.*****