Makin Maraknya Kasus Pinjol Ilegal, Banggar DPR RI: Minat Literasi Keuangan Masyarakat Masih Rendah

HARIANE – Kasus pinjol ilegal di Indonesia diketahui semakin meningkat setiap hari. Salah satu faktor yang mendorong hal ini adalah minimnya literasi masyarakat terkait jasa layanan keuangan.

Menjamurnya kasus pinjol ilegal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Badan Anggaran  DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat menyampaikan literasi keuangan bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Acara penyuluhan kasus pinjol ilegal yang bertajuk ‘Sosialisasi Penyuluhan Jasa Keuangan Terkait Waspada Pinjaman Online Ilegal’ ini diselenggarakan di Yayasan Darussa’adah Desa Nagrak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Sabtu, 24 Desember 2022. 

Faktor penyebab kasus pinjol ilegal yang semakin marak di Indonesia 

Kasus pinjol ilegal
Sosialisasi OJK terkait kasus pinjol ilegal. (Foto: DPR RI)

Hari ini kita melihat banyaknya korban pinjol ilegal, hal itu menandakan rendahnya literasi keuangan masyarakat kita khususnya masyarakat yang ada di desa,” ungkap Cucun yang dikutip dari laman resmi DPR RI.

Menurutnya, banyak masyarakat yang telah mengenal layanan jasa keuangan seperti penyedia pinjaman namun tidak memiliki pengetahuan lanjut terkait risiko yang mungkin muncul.

BACA JUGA:  Kantor Pinjol Berkedok Koperasi Digrebek Polisi, Begini Kronologi Lengkapnya

Acara penyuluhan oleh DPR dan OJK ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus dalam iming-iming layanan jasa keuangan yang ilegal.

Penyuluhan dan sosialisasi OJK ini harus dilakukan secara merata untuk mewaspadai pinjaman online ilegal yang tidak jelas asal usulnya,” tambah Cucun.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com