Berita , Jateng

Kronologi Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Secang Akibat Tawuran, Pelaku Sempat Konsumsi Pil Sapi

profile picture Tim Red 4
Tim Red 4
Kronologi Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Secang Akibat Tawuran, Pelaku Sempat Konsumsi Pil Sapi
Pelajar SMP ditemukan tewas di Secang ternyata korban tawuran akibat pengaruh minuman keras. (Foto: Instagram/polrestamagelang)

HARIANE - Seorang pelajar SMP ditemukan tewas di Secang, Magelang, Jawa Tengah pada Selasa, 6 Februari 2024 pukul 05.30 WIB. 

Pelajar SMP tersebut tergeletak tak bernyawa di pinggir Jalan Payaman-Windusari, Dusun Gembongan, Kecamatan Secang, masih menggunakan helm.

Setelah diperiksa kepolisian, tubuh korban ternyata terluka akibat senjata tajam pada bagian punggung dan dadanya. Korban yang diketahui berinisial DB (15) tersebut menjadi korban aksi tawuran pelajar pada malam sebelumnya. 

Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa melalui konferensi pers hari ini Kamis, 8 Februari 2024 menjelaskan soal kronologi kasus penemuan mayat pelajar di Secang tersebut. 

Ia menyebut korban merupakan pelajar SMP yang membuat undangan tawuran via live Instagram yang disambut oleh kelompok lainnya. 

"Namun tawurannya mengundang menggunakan ikat pinggang, kemudian dari undangan tersebut, ada kelompok yang menanggapi tentang undangan perkelahian tersebut," terang Mustofa.

Korban kemudian berangkat menuju ke TKP dengan tiga orang temannya menggunakan dua kendaraan. 

Polisi menyebut dari tawuran tersebut sebetulnya ada korban berjumlah dua orang, dengan satu korban lainnya mengalami luka berat dan telah dibawa ke rumah sakit. 

"Korban pertama atas nama MA, luka berat atau luka benda tajam yang saat ini dirawat di rumah sakit di Salatiga," sambungnya.

Tawuran di TKP pertama tersebut pun sempat dibubarkan oleh warga setempat tetapi kedua kelompok kemudian terlibat aksi saling kejar hingga sampai ke TKP kedua. 

Di TKP kedua itulah DB mengalami penganiayaan yang menyebabkannya kehilangan nyawa. 

"Dari peristiwa tersebut Satreskrim Polresta Magelang bersama reskrim polsek jajaran berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku atau tersangka. Dari empat terduga pelaku itu tiga orang masih di bawah umur atau yang kita sebut anak yang berkonflik dengan hukum," terang Mustofa.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Usai Resmi Melapor, Keempat Korban Pelecehan Seksual di Gunungkidul Jalani Visum

Usai Resmi Melapor, Keempat Korban Pelecehan Seksual di Gunungkidul Jalani Visum

Sabtu, 27 Juli 2024 06:14 WIB
Respons Kemenkes Soal Masih Ada Orang Tua yang Enggan Anaknya Diimunisasi Polio pada ...

Respons Kemenkes Soal Masih Ada Orang Tua yang Enggan Anaknya Diimunisasi Polio pada ...

Jumat, 26 Juli 2024 23:29 WIB
Kotabaru Ceria Kembali Digelar, Dimeriahkan Berbagai Kegiatan Kesenian Hingga Bazar di Pedestrian Jalan ...

Kotabaru Ceria Kembali Digelar, Dimeriahkan Berbagai Kegiatan Kesenian Hingga Bazar di Pedestrian Jalan ...

Jumat, 26 Juli 2024 23:07 WIB
Jadwal KRL Bogor Manggarai 27-31 Juli 2024, Cek Jam Berangkat Hari Ini

Jadwal KRL Bogor Manggarai 27-31 Juli 2024, Cek Jam Berangkat Hari Ini

Jumat, 26 Juli 2024 22:31 WIB
Inspiratif! Anak Pengrajin Bambu asal Buleleng Bali Diterima Kuliah Gratis di UGM

Inspiratif! Anak Pengrajin Bambu asal Buleleng Bali Diterima Kuliah Gratis di UGM

Jumat, 26 Juli 2024 21:45 WIB
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Tanjung Priok, Waspada Tanggal 26 - 28 Juli ...

Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Tanjung Priok, Waspada Tanggal 26 - 28 Juli ...

Jumat, 26 Juli 2024 21:45 WIB
PIN Polio Tahap 2 Berlangsung, Orang Tua Enggan Anaknya Diberi Imunisasi Tambahan, Kenapa?

PIN Polio Tahap 2 Berlangsung, Orang Tua Enggan Anaknya Diberi Imunisasi Tambahan, Kenapa?

Jumat, 26 Juli 2024 21:44 WIB
Hore! Disdukcapil Buka Layanan di BCE, Perekaman E-KTP Sambil Jalan-jalan

Hore! Disdukcapil Buka Layanan di BCE, Perekaman E-KTP Sambil Jalan-jalan

Jumat, 26 Juli 2024 19:08 WIB
Per Juni 2024, DP3AP2KB Kota Yogyakarta Mencatat Puluhan Kekerasan yang Terjadi Pada Anak

Per Juni 2024, DP3AP2KB Kota Yogyakarta Mencatat Puluhan Kekerasan yang Terjadi Pada Anak

Jumat, 26 Juli 2024 18:10 WIB
Kasus Tewasnya Mahasiswa Unisa, JPW Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembawa Sajam

Kasus Tewasnya Mahasiswa Unisa, JPW Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembawa Sajam

Jumat, 26 Juli 2024 14:09 WIB