Berita , D.I Yogyakarta

Oknum Lurah di Bantul Langgar Netralitas Pemilu 2024

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
lurah di bantul
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bantul, M. Rifqi Nugroho. (Foto: Wahyu Turi K)

HARIANE – Seorang oknum lurah di Kabaupaten Bantul terbukti melanggar netralitas dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bantul, M. Rifqi Nugroho menceritakan, kasus ini berawal dari beredarnya pesan melalui WhatsApp yang berisi ajakan memilih untuk jenis pemilihan legislatif pada 14 Februari yang lalu.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Bawaslu Bantul kemudian melakukan penelusuran dan dilanjutkan dengan proses pemanggilan saksi maupun pengumpulan barang bukti.

Berdasarkan keterangan para saksi dan bukti yang dikumpulkan Bawaslu Bantul, proses dilanjutkan dengan melakukan pleno untuk memutuskan pelanggaran pemilu tersebut.

“Berdasarkan kajian dugaan pelanggaran yang telah diplenokan maka dinyatakan oknum lurah tersebut terbukti dan memenuhi unsur melakukan pelanggaran terhadap netralitas perangkat kalurahan dalam Pemilu 2024,” kata Rifqi, Sabtu, 9 Maret 2024.

Rifqi menyampaikan, pelanggaran netralitas perangkat kalurahan ini mengacu pada peraturan perundang-undangan di luar undang-undang pemilu. Oleh karena itu Bawaslu Bantul merekomendasikan kepada Bupati Bantul untuk memberikan sanksi kepada oknum lurah tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho menambahkan bahwa Bawaslu Bantul telah menyampaikan rekomendasi hasil pemeriksaan oknum lurah tersebut kepada Bupati Bantul ditembuskan kepada Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Kalurahan serta Inspektorat Bantul.

Selanjutnya Bawaslu Bantul akan meminta informasi kepada Bupati Bantul terkait tindak lanjut dari rekomendasi tersebut.

“Netralitas perangkat kalurahan dalam Pemilu ini mencakup semua unsur perangkat desa sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa maupun peraturan daerah yang mengatur tentang netralitas perangkat kalurahan,” tandasnya.****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Covid-19 Melonjak di Singapura, Kemenkes: Belum Perlu Pembatasan Perjalanan

Covid-19 Melonjak di Singapura, Kemenkes: Belum Perlu Pembatasan Perjalanan

Rabu, 22 Mei 2024 19:53 WIB
Dilantik Jadi Pj Bupati Kulon Progo, Sri Nurkyatsiwi Ingin Majukan UMKM

Dilantik Jadi Pj Bupati Kulon Progo, Sri Nurkyatsiwi Ingin Majukan UMKM

Rabu, 22 Mei 2024 19:23 WIB
Bupati Sleman Lantik Sekda dan 39 Pejabat di Lingkungan Pemkab Sleman

Bupati Sleman Lantik Sekda dan 39 Pejabat di Lingkungan Pemkab Sleman

Rabu, 22 Mei 2024 19:22 WIB
Sri Sultan Hamengkubuwana X Lantik PJ Walikota Jogja Sugeng Purwanto Menggantikan Singgih Raharjo

Sri Sultan Hamengkubuwana X Lantik PJ Walikota Jogja Sugeng Purwanto Menggantikan Singgih Raharjo

Rabu, 22 Mei 2024 19:21 WIB
Memasuki Hari Kedua Pencarian, Korban Laka di Sungai Progo Belum Ditemukan

Memasuki Hari Kedua Pencarian, Korban Laka di Sungai Progo Belum Ditemukan

Rabu, 22 Mei 2024 18:42 WIB
Disbud Kota Yogyakarta Kembali Menggelar Kompetisi Mendongeng Berbahasa Jawa

Disbud Kota Yogyakarta Kembali Menggelar Kompetisi Mendongeng Berbahasa Jawa

Rabu, 22 Mei 2024 18:07 WIB
Merebak di Singapura, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Varian Baru Covid-19 KP.1 dan KP.2

Merebak di Singapura, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Varian Baru Covid-19 KP.1 dan KP.2

Rabu, 22 Mei 2024 17:38 WIB
Jabat Pj Wali Kota Yogyakarta Terbaru, Ini Tugas Besar Sugeng Purwanto

Jabat Pj Wali Kota Yogyakarta Terbaru, Ini Tugas Besar Sugeng Purwanto

Rabu, 22 Mei 2024 14:01 WIB
NVL 2024: Nishida On Fire, Jepang Taklukkan Argentina 3-1 di Rio

NVL 2024: Nishida On Fire, Jepang Taklukkan Argentina 3-1 di Rio

Rabu, 22 Mei 2024 13:22 WIB
Laka Maut di JJLS Tepus, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Laka Maut di JJLS Tepus, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Rabu, 22 Mei 2024 13:11 WIB