Berita , Nasional

Pemerintah Akan Beri Cuti Ayah Bagi ASN Hingga 60 Hari, Untuk Apa?

profile picture Tim Red 4
Tim Red 4
Pemerintah Akan Beri Cuti Ayah Bagi ASN Hingga 60 Hari, Untuk Apa?
Aturan cuti ayah bagi ASN yang istrinya melahirkan atau keguguran sedang digodok pemerintah. (Ilustrasi: Freepik/rawpixel.com)

HARIANE - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) berencana untuk menetapkan aturan mengenai pemberian cuti ayah bagi ASN (Aparatur Sipil Negara).

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja Kemenpanrb bersama dengan Komisi II DPR RI pada Rabu, 13 Maret 2024 kemarin. 

Aturan mengenai cuti ayah tersebut adalah salah satu hal yang dibahas dalam tahapan pembuatan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai aturan pelaksana dari UU No. 20/2023 tentang ASN.

Apa Itu Hak Cuti Ayah?

Dilansir dari laman Kemen PANRB, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa hak cuti ayah adalah hak cuti yang diberikan kepada suami yang istrinya melahirkan atau mengalami keguguran. 

"Cuti mendampingi istri yang melahirkan itu menjadi hak ASN pria yang diatur dan dijamin oleh negara,” jelas Anas.

Ia mengungkapkan hak cuti untuk ASN pria yang sudah menikah itu merupakan aspirasi banyak pihak, sehingga raker kemarin dimanfaatkan untuk meminta masukan dari para stakeholders termasuk DPR. 

Anas menjelaskan lama hak cuti ayah bagi ASN yang diberikan bisa bervariasi, misalnya 15 hari, 30 hari, 40 hari, hngga 60 hari. 

“Untuk waktu lama cutinya sedang dibahas bersama stakeholder terkait yang akan diatur secara teknis di PP dan Peraturan Kepala BKN,” ujarnya. 

Manfaat Hak Cuti Ayah

Menteri PANRB menyampaikan bahwa hak cuti serupa sudah diberikan kepada pegawai di sejumlah negara dan perusahaan multinasional. Di Indonesia sendiri, cuti melahirkan diberikan kepada ASN perempuan, sementara cuti untuk ASN pria yang istrinya melahirkan tidak diatur secara khusus. 

Anas menyebut pemberian hak cuti ayah ini berhubungan dengan pentingnya peran ayah dalam pendampingan ketika istri melahirkan, termasuk selama periode awal melahirkan. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Covid-19 Melonjak di Singapura, Kemenkes: Belum Perlu Pembatasan Perjalanan

Covid-19 Melonjak di Singapura, Kemenkes: Belum Perlu Pembatasan Perjalanan

Rabu, 22 Mei 2024 19:53 WIB
Dilantik Jadi Pj Bupati Kulon Progo, Sri Nurkyatsiwi Ingin Majukan UMKM

Dilantik Jadi Pj Bupati Kulon Progo, Sri Nurkyatsiwi Ingin Majukan UMKM

Rabu, 22 Mei 2024 19:23 WIB
Bupati Sleman Lantik Sekda dan 39 Pejabat di Lingkungan Pemkab Sleman

Bupati Sleman Lantik Sekda dan 39 Pejabat di Lingkungan Pemkab Sleman

Rabu, 22 Mei 2024 19:22 WIB
Sri Sultan Hamengkubuwana X Lantik PJ Walikota Jogja Sugeng Purwanto Menggantikan Singgih Raharjo

Sri Sultan Hamengkubuwana X Lantik PJ Walikota Jogja Sugeng Purwanto Menggantikan Singgih Raharjo

Rabu, 22 Mei 2024 19:21 WIB
Memasuki Hari Kedua Pencarian, Korban Laka di Sungai Progo Belum Ditemukan

Memasuki Hari Kedua Pencarian, Korban Laka di Sungai Progo Belum Ditemukan

Rabu, 22 Mei 2024 18:42 WIB
Disbud Kota Yogyakarta Kembali Menggelar Kompetisi Mendongeng Berbahasa Jawa

Disbud Kota Yogyakarta Kembali Menggelar Kompetisi Mendongeng Berbahasa Jawa

Rabu, 22 Mei 2024 18:07 WIB
Merebak di Singapura, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Varian Baru Covid-19 KP.1 dan KP.2

Merebak di Singapura, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Varian Baru Covid-19 KP.1 dan KP.2

Rabu, 22 Mei 2024 17:38 WIB
Jabat Pj Wali Kota Yogyakarta Terbaru, Ini Tugas Besar Sugeng Purwanto

Jabat Pj Wali Kota Yogyakarta Terbaru, Ini Tugas Besar Sugeng Purwanto

Rabu, 22 Mei 2024 14:01 WIB
NVL 2024: Nishida On Fire, Jepang Taklukkan Argentina 3-1 di Rio

NVL 2024: Nishida On Fire, Jepang Taklukkan Argentina 3-1 di Rio

Rabu, 22 Mei 2024 13:22 WIB
Laka Maut di JJLS Tepus, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Laka Maut di JJLS Tepus, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Rabu, 22 Mei 2024 13:11 WIB