Berita , D.I Yogyakarta

Pro Kontra Wisuda TK-SMA, Forpi Yogyakarta Ingatkan Sekolah Tak Gelar Wisuda

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
Wisuda
Wisuda TK-SMA tuai pro kontra dari orang tua siswa. (Ilustrasi: Freepik/upklyak)

HARIANE - Pelaksanaan wisuda TK-SMA menuai pro kontra utamanya dari kalangan orang tua siswa.

Tren atau fenomena wisuda yang diperuntukkan anak-anak sekolah ini dirasa telalu memberatkan orang tua.

Terkait dengan hal itu, Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Yogyakarta mengingatkan kepada satuan pendidikan dalam hal ini sekolah agar tidak menggelar acara wisuda TK-SMA.

Menurut Forpi Yogyakarta, pelaksanaan wisuda kelulusan yang digelar secara berlebihan, misalnya digelar di hotel atau gedung mewah telah membebani orang tua siswa.

Sebab, bagi siswa yang mengikuti diwajibkan untuk membayar guna acara wisuda dapat terlaksana.

“Jika tidak memberatkan orangtua siswa, maka acara wisuda sah-sah saja digelar. Namun jika dianggap memberakan orangtua siswa karena biayanya mahal, maka hentikan kegiatan wisuda kelulusan siswa,” tegas Anggota Forpi Yogyakarta, Baharuddin Kamba, Sabtu, 17 Juni 2023.

Pro Kontra Wisuda TK-SMA

Dengan adanya surat edaran dari Disdikpora Yogyakarta terkait dengan kegiatan wisuda kelulusan siswa tidak diwajibkan, Forpi Yogyakarta berharap surat edaran tersebut tidak sekadar dijadikan "woro-woro".

“Daripada anggaran tersebut digunakan untuk hal-hal yang sekiranya kurang bermanfaat, lebih baik uangnya untuk biaya melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Sebab saat masuk sekolah di jenjang lebih tinggi, juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit misalnya, biaya seragam sekolah,” ujar Kamba.

Salah satu orang tua siswa, Sita (36) mengatakan bahwa tidak ada urgensinya wisuda sekolah diadakan selain dari pada membebani orang tua.

Menurutnya acara tersebut hanyalah tren untuk ajang adu selebrasi antar sekolah maupun antar orang tua siswa yang mana lebih ringan dilakukan bagi orang tua siswa dengan ekonomi menengah keatas.

“Yang jelas membebani bagi yang perekonomiannya kurang, buat yang mampu mungkin mereka malah senang dan bangga anaknya bisa wisuda. Kalau buat orang yang perekonomiannya menengah kebawah apa lagi yang anaknya tidak cuma satu dan bebarengan cari sekolah baru itu sangat membebani. Padahal jenjang berikutnya lebih menguras kantong. Cukuplah wasanawarsa itu saja sudah mengeluarkan uang kalau ditambah wisuda tambah keluar banyak uang,” ujarnya.****

Ads Banner

BERITA TERKINI

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025