Berita

RUU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Singapura dan Fiji Disepakati, 10 Manfaat Ini Akan Didapat

profile picture Anasya Adeliani
Anasya Adeliani
RUU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Singapura dan Fiji Disepakati, 10 Manfaat Ini Akan Didapat
RUU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Singapura dan Fiji Disepakati, 10 Manfaat Ini Akan Didapat
HARIANE - RUU kerja sama pertahanan RI disetujui oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Komisi I DPR RI.
RUU kerja sama pertahanan RI yang disepakati pemerintah berisi tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia. Republik Singapura serta Republik Fiji tentang kerja sama bidang pertahanan.
Persetujuan RUU kerja sama pertahanan RI turut dihadiri oleh sembilan Fraksi. Yang nantinya akan dilanjutkan ke Tingkat II pada Sidang Paripurna DPR RI, untuk kemudian disahkan menjadi Undang Undang.
“Pengesahan perjanjian kedua RUU tentang kerja sama pertahanan memiliki nilai strategis, karena selain untuk memperkuat hubungan bilateral dengan kedua negara (Singapura dan Fiji) juga membuka kesempatan dan meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan serta berimplikasi positif pada aspek politik,” ujar Menhan Prabowo.
BACA JUGA : Hukum Joget Pargoy dalam Islam Telah Dikeluarkan MUI, Ini 6 Hal yang Ditekankannya
Pada Senin, 28 November 2022 dalam agenda Raker Komisi I DPR RI disepakatinya persetujuan RUU tersebut
Melansir dari laman Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, rangkaian acara tersebut terdiri dari sesi pembahasan, sesi pengambilan keputusan dan diakhiri dengan penandatanganan naskah RUU serta penjelasan.
Sesuai UU No. 24/2000 tentang Perjanjian Internasional, maka syarat berlakunya perjanjian internasional di bidang pertahanan adalah harus disahkan dalam bentuk Undang-Undang (UU).
Nantinya, ketika RUU telah disahkan menjadi UU bisa menjadi landasan dasar hukum setiap pelaksanaan kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia dengan Singapura dan Fiji.

10 Manfaat Diadakannya RUU Kerja Sama Pertahanan RI

Kerja sama internasional merupakan hubungan antar negara dengan tujuan mendapat kesejahteraan, serta keuntungan untuk negara itu sendiri dan warga negaranya.
Berikut keuntungan yang didapat warga negara dari sebuah kerja sama internasional seperti dikutip dari Gramedia 
1. Indonesia dapat meningkatkan perekonomian negaranya. Hal tersebut dapat dilihat dari segi transaksi dan hasil ekspor impor
Ads Banner

BERITA TERKINI

Seorang Lansia di Kulon Progo Jadi Korban Tabrak Lari

Seorang Lansia di Kulon Progo Jadi Korban Tabrak Lari

Jumat, 09 Mei 2025
Dua Kementerian Berkolaborasi Dukung Pengembangan Wisata Kulon Progo

Dua Kementerian Berkolaborasi Dukung Pengembangan Wisata Kulon Progo

Jumat, 09 Mei 2025
Pameran F&B Berskala Internasional akan Dihadirkan di Jogja, Ada Apa Saja?

Pameran F&B Berskala Internasional akan Dihadirkan di Jogja, Ada Apa Saja?

Jumat, 09 Mei 2025
Gunungkidul Dilanda Cuaca Buruk, Belasan Rumah Rusak

Gunungkidul Dilanda Cuaca Buruk, Belasan Rumah Rusak

Jumat, 09 Mei 2025
Ratusan Calon Jamaah Haji Kulon Progo Berpamitan

Ratusan Calon Jamaah Haji Kulon Progo Berpamitan

Jumat, 09 Mei 2025
Disdikpora DIY Temukan Titik Terang, Penyebar Soal ASPD Matematika Tak Berasal dari SMPN ...

Disdikpora DIY Temukan Titik Terang, Penyebar Soal ASPD Matematika Tak Berasal dari SMPN ...

Jumat, 09 Mei 2025
Jumat Bersih di Gunungkidul, Bupati Endah Temukan Sampah Rumah Tangga Dibuang di Tempat ...

Jumat Bersih di Gunungkidul, Bupati Endah Temukan Sampah Rumah Tangga Dibuang di Tempat ...

Jumat, 09 Mei 2025
Polda DIY Naikkan Status Mafia Tanah di Bantul ke Tahap Penyidikan

Polda DIY Naikkan Status Mafia Tanah di Bantul ke Tahap Penyidikan

Jumat, 09 Mei 2025
Antisipasi Penyebaran Penyakit Hewan, Surat Keterangan Kesehatan Hewan Jadi Syarat Jual Beli Ternak ...

Antisipasi Penyebaran Penyakit Hewan, Surat Keterangan Kesehatan Hewan Jadi Syarat Jual Beli Ternak ...

Jumat, 09 Mei 2025
Dinilai Lebih Menguntungkan, Petani Gunungkidul Mulai Banyak yang Tanam Bawang Merah

Dinilai Lebih Menguntungkan, Petani Gunungkidul Mulai Banyak yang Tanam Bawang Merah

Jumat, 09 Mei 2025