Berita , D.I Yogyakarta

Viral Kasus Pelecehan Seksual Anak di Kalasan Sleman, Video Penangkapan Pelaku Beredar di Media Sosial

profile picture Elmita Amalya
Elmita Amalya
Pelecehan seksual anak di Kalasan Sleman
Pelecehan seksual anak di Kalasan Sleman. (Foto: Pexels/Pixabay)

HARIANE - Viral dugaan kasus pelecehan seksual anak di Kalasan Sleman yang terduga pelakunya merupakan seorang ketua takmir masjid menggegerkan dan membuat geram masyarakat sekitar.

Dikabarkan bahwa perbuatan bejat tersebut telah memakan korban anak di bawah umur yang berjumlah lebih dari 10 orang.

Berdasarkan video terkait kasus ini, terduga pelaku telah dibawa dan diamankan oleh Polda DIY untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

Simak informasi selengkapnya sebagai berikut.

Viral Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Anak di Kalasan Sleman, Penangkapan Terduga Pelaku Diwarnai Caci Maki Masyarakat

Sebagaimana video yang diunggah oleh akun TikTok @noonapwh pada Rabu, 31 Mei 2023, ditampilkan detik-detik ketika penangkapan terduga pelaku pelecehan seksual di Sleman yang diwarnai caci maki masyarakat sekitar.

Dalam video tersebut terdengar beberapa suara sorakan dan umpatan-umpatan yang ditujukan kepada terduga pelaku berinisial R.

Masyarakat dibuat geram sebab R dikenal sebagai ketua takmir masjid. Selain itu, nampak pula jika R tidak dimasukkan ke dalam mobil polisi, tetapi ke mobil yang lain.

R disebut telah berumur lebih dari 60 tahun. Korban-korban dari R diduga merupakan anak seusia TK dan SD yang sering mengaji di masjid tersebut.

Keterangan dalam unggahan juga menyebutkan bahwa R telah dibawa ke Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut.

Terkait dengan kasus pelecehan seksual anak di Kalasan Sleman, disampaikan bahwa salah satu korban R perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat mengeluh sakit di bagian organ vital saat kencing.

Lebih lanjut lagi, para korban yang melapor telah mendapatkan pendampingan psikologis dan medis dari pihak Polda DIY.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025
Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Rabu, 02 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Rabu 2 April 2025, Cek Sebelum Beli

Harga Emas Perhiasan Hari ini Rabu 2 April 2025, Cek Sebelum Beli

Rabu, 02 April 2025
Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan atau Selang-Seling? Begini Hukumnya

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan atau Selang-Seling? Begini Hukumnya

Rabu, 02 April 2025