HARIANE – Arus balik mulai terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Hal ini terlihat dari volume kendaraan yang keluar dari Gunungkidul mulai mengalami peningkatan sejak Kamis (03/04/2025) kemarin.
"Arus balik sudah mulai terjadi. Kamis malam kendaraan yang turun dari Gunungkidul mulai meningkat," papar Kapospam Hargodumilah, Gunungkidul, Iptu Paryadi.
Kendati arus balik mulai berlangsung, ruas jalan Jogja–Wonosari tergolong aman dari kemacetan. Tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti, kendaraan masih dapat terus bergerak tanpa kemacetan yang berkepanjangan.
"Kondisi jalan ramai lancar," tambahnya.
Diprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada Sabtu (05/04/2025) mendatang. Berbagai strategi telah dipersiapkan untuk pengamanan lalu lintas.
Selain kendaraan yang hendak kembali ke daerah perantauan masing-masing, lalu lintas juga didominasi oleh para wisatawan yang pulang ke Yogyakarta, Klaten, dan sekitarnya.
Lebih lanjut, Iptu Paryadi menyampaikan bahwa jumlah kendaraan yang masuk ke Gunungkidul dari tanggal 24 Maret hingga 2 April 2025 tercatat sebanyak 244.326 unit. Sementara itu, kendaraan yang keluar mencapai 209.314 unit. Jumlah ini masih terus diperbarui setiap harinya oleh petugas.
"Itu adalah data kendaraan yang masuk dan keluar melalui jalur utama pintu masuk Patuk. Sementara Gunungkidul memiliki banyak jalur lain yang bisa dilewati, baik dari arah JJLS, wilayah utara, maupun timur," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Terminal Dhaksinarga Wonosari, Aris Farmanto, mengatakan bahwa puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 5 hingga 7 April mendatang. Meski demikian, aktivitas di Terminal Dhaksinarga Wonosari sudah mulai padat sejak 4 April.
"Belum puncak arus balik, tapi sudah mulai ada peningkatan jumlah penumpang di Terminal Dhaksinarga," terang Aris.
Untuk memberikan pelayanan optimal, pihaknya juga menyediakan layanan kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi lainnya. Para calon penumpang bus yang ingin melakukan pengecekan kesehatan pun dapat mengakses layanan tersebut.****