Bandara Kediri Bakal Beroperasi 2023, Total Investasi Rp 10,8 Triliun dengan Target Penumpang 10 Juta Per Tahun

HARIANE – Bandara Kediri dikabarkan akan segera beroperasi pada 2023 mendatang yang dibangun dengan pembiayaan swasta murni.

Perjanjian Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang diprakarsai oleh Badan Usaha (KPBU unsolicited) Bandara Kediri telah di tandatangani.

Bandara Kediri kini menjadi sorotan karena telah menjadi bandara pertama di Indonesia yang dibangun tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan belanja Negara (APBN).

Bandara Kediri Targetkan ini Setelah Pembangunan Selesai

BACA JUGA:  Kereta Bandara YIA, Harga Murah dan Lebih Cepat, Ini Cara Beli Tiketnya Melalui Handphone!

Proses pembangunan dari Bandara Kediri dimulai dengan penandatanganan perjanjian oleh Plt Dirjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono dengan Presidien Direktur PT. Surya Dhoho Investama Istata Taswin Siddharta di Kantor Kemenhub, Jakarta.

Penandatanganan ini dilakukan pada Rabu, 7 September 2022 yang disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sedangkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyaksikan secara daring.

Pembangunan bandara ini mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak kepada PT. Surya Dhoho Investama yang bersedia membangun dan membiayai proyek ini.

“Alhamdulillah pembebasan lahan sudah terselesaikan dan saat ini pembangunannya seudah berjalan dengan baik.

Menko Luhut tidak hanya menyampaikan apresiasi kepada PT. Surya Dhoho Invetama, namun juga kepada Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah dan instansi terkait yang telah mendukung segala proses pembangunan.