Berita , D.I Yogyakarta

MA Aktifkan Eks Hakim Nyabu Jadi PNS, JCW: Preseden Buruk di Lembaga Peradilan

profile picture Tim Red 4
Tim Red 4
MA Aktifkan Eks Hakim Nyabu Jadi PNS, JCW: Preseden Buruk di Lembaga Peradilan
JCW kritik langkah MA soal eks hakim nyabu jadi PNS di Pengadilan Tinggi DIY. (Ilustrasi: Freepik/freepik)

HARIANE - Jogja Corruption Watch (JCW) mengkritik langkah Mahkamah Agung (MA) yang mengaktifkan eks hakim nyabu jadi PNS. 

Danu Arman sebelumnya ditangkap BNN Provinsi Banten bersama dengan seorang hakim lainnya pada 17 Mei 2022. Ia ditangkap karena kasus sabu 20,6 gram. 

Dalam persidangan terungkap Danu menggunakan sabu di runag kerja di gedung Pengadilan Negeri Rangkasbitung. 

Karena kasus tersebut jabatan Danu Arman sebagai hakim dicopot tidak dengan hormat setelah menjalani sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH).

Kini, nama Danu Arman tercatat sebagai PNS di Pengadilan Tinggi DIY dengan jabatan analis perkara peradilan dengan pangkat Penata Tingkat I.

Koordinator Divisi Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan JCW, Baharuddin Kamba mengatakan, MA perlu menerapkan sanksi  yang lebih tegas bagi hakim yang terjerat melakukan tindak pidana tidak hanya perkara korupsi tetapi juga narkoba.

Menurut Baharuddin, seharusnya MA mengambil langkah lebih tegas terhadap hakim-hakim yang terjerat perkara tindak pidana  termasuk narkoba. 

Tidak hanya diberhentikan sebagai hakim tetapi dipecat sebagai PNS di lingkungan pengadilan Mahkamah Agung. Hal ini penting untuk menjaga marwah peradilan di lingkungan MA. 

JCW menilai dengan adanya sanksi terhadap hakim nyabu di ruang kerja yang lebih tegas yakni pemecatan status sebagai PNS di lingkungan Mahkamah Agung selain dipecat sebagai hakim, maka akan memberikan efek jera. 

Sekaligus peringatan keras terhadap hakim yang berniat melakukan tindak pidana misal berupa penggunaan narkoba maupun korupsi.

Dengan keputusan Mahkamah Agung yang mengaktifkan Danu Arman sebagai PNS, Baharuddin menilai ini sebuah kemunduran reformasi peradilan di linkungan Mahkamah Agung RI. 

Menurutnya alasan beban berat bagi hakim menyidangkan perkara lantas menggunakan narkoba atau nyabu tidak boleh dijustifikasi. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Harga Emas Perhiasan Hari ini Senin 27 Mei 2024 Naik Tipis, Cek Dulu ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Senin 27 Mei 2024 Naik Tipis, Cek Dulu ...

Senin, 27 Mei 2024 10:04 WIB
Harga Emas Antam Hari ini Senin 27 Mei 2024 Mulai Merangkak Naik

Harga Emas Antam Hari ini Senin 27 Mei 2024 Mulai Merangkak Naik

Senin, 27 Mei 2024 10:03 WIB
Kurangi Kecelakaan Pelajar, Pemkab Gunungkidul Optimalkan 6 Bus Sekolah

Kurangi Kecelakaan Pelajar, Pemkab Gunungkidul Optimalkan 6 Bus Sekolah

Senin, 27 Mei 2024 09:59 WIB
5 Partai di Kulon Progo Siap Bentuk Koalisi Jelang Jelang Pilkada 2024

5 Partai di Kulon Progo Siap Bentuk Koalisi Jelang Jelang Pilkada 2024

Senin, 27 Mei 2024 08:30 WIB
Ramalan Zodiak Besok Selasa 28 Mei 2024 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, ...

Ramalan Zodiak Besok Selasa 28 Mei 2024 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, ...

Senin, 27 Mei 2024 08:15 WIB
Ramalan Zodiak Selasa 28 Mei 2024 Khusus untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, ...

Ramalan Zodiak Selasa 28 Mei 2024 Khusus untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, ...

Senin, 27 Mei 2024 06:55 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Kebumen 27 Mei 2024, Daerah Ini Akan Terdampak

Jadwal Pemadaman Listrik Kebumen 27 Mei 2024, Daerah Ini Akan Terdampak

Senin, 27 Mei 2024 04:16 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Pekalongan 27 Mei 2024, Wilayah Ini Akan Terdampak

Jadwal Pemadaman Listrik Pekalongan 27 Mei 2024, Wilayah Ini Akan Terdampak

Senin, 27 Mei 2024 03:15 WIB
Jadwal SIM keliling Bekasi Mei 2024, Cek Perubahan Lokasi Minggu Ini

Jadwal SIM keliling Bekasi Mei 2024, Cek Perubahan Lokasi Minggu Ini

Senin, 27 Mei 2024 02:14 WIB
Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Mei 2024, Khusus Minggu Terakhir

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Mei 2024, Khusus Minggu Terakhir

Senin, 27 Mei 2024 01:13 WIB