Berita

WMO: Gelombang Panas 2023 Memperburuk Kualitas Udara, Lebih Parah Ketimbang Tahun Lalu

profile picture Edmundus Roke Wea
Edmundus Roke Wea
WMO: Gelombang Panas 2023 Memperburuk Kualitas Udara, Lebih Parah Ketimbang Tahun Lalu
Gelombang panas 2023 diperkirakan akan masih berlangsung di masa mendatang. (Ilustrasi: Pixabay/garten-gg)

HARIANE-Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memberikan penjelasan mengenai gelombang panas 2023 yang sedang dirasakan akhir-akhir ini.

Gelombang panas di Bumi saat ini membuat kualitas udara buruk, yang kemudian berdampak buruk pada kesehatan manusia, ekosistem, pertanian, dan kehidupan sehari-hari.

Gelombang panas tahun ini disebut lebih ekstrim dibandingkan dengan apa yang dialami tahun lalu. 

Gelombang Panas 2023 Memperburuk Kualitas Udara dan Kesehatan Manusia

WMO: Gelombang Panas 2023 Memperburuk Kualitas Udara, Lebih Parah Ketimbang Tahun Lalu
Gelombang panas memperburuk polusi udara. (Ilustrasi: Freepik/diana.grytsku)

World Meteorological Organization (WMO) dalam laman resminya menanggapi terkait gelombang panas yang dirasakan di 2023 saat ini.

Sekretaris Jenderal WMO Prof. Petteri Taalas, menyatakan bahwa upaya mengatasi situasi gelombang panas yang terjadi harus beriringan dan dilakukan secara bersama-sama.

"Perubahan iklim dan kualitas udara tidak dapat diperlakukan secara terpisah. Mereka saling terkait dan harus ditangani bersama-sama untuk memutus siklus berbahaya ini," kata Taalas.

Panas ekstrim yang diperparah oleh kebakaran hutan dan debu gurun ini memiliki dampak kualitas udara buruk yang bisa diukur pada kesehatan manusia, dan lingkungan.

Faktanya bahwa bahaya ini bukan hanya terkait dengan suhu tinggi, tetapi juga dampak polusi yang dihasilkan yang sering diabaikan tetapi sama berbahayanya.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025