Berita

Ade Armando Kritik BEM Mahasiswa: Dinasi Politik Sesungguhnya di Jogja

profile picture Tim Red 4
Tim Red 4
Ade Armando Kritik BEM Mahasiswa: Dinasi Politik Sesungguhnya di Jogja
Ade Armando sebut dinasti politik yang sesungguhnya ada di Jogja karena Gubernur yang tak dipilih melalui Pemilu. (Foto: X/@adearmando61 )

HARIANE - Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando, singgung Daerah Istimewa Yogyakarta soal dinasi politik.

Ia mengkritik aksi demo mahasiswa di Jogja yang menolak praktik dinasi politik. Padahal, menurut Ade para mahasiswa tersebut sedang berada di wilayah yang gubernurnya tidak dipilih melalui Pemilu.

"Terus terang saya meragukan keseriusan para mahasiswa  memperjuangkan demokrasi. Misalnya saja saya baca bahwa ada gerakan aliansi mahasiswa di Jogja melawan politik dinasti.

Di video pendeknya tampil Ketua BEM UI dan Ketua BEM UGM mereka gunakan baju kaos bertuliskan Republik Rasa Kerajaan.

Ini ironis sekali karena mereka justru sedang berada di sebuah wilayah yang jelas-jelas menjalankan politik dinasti, dan mereka diam saja," ujar Ade Armando dalam sebuah video berdurasi 1 menit 29 detik dan diunggah ke akun X @adearmando61 pada Sabtu, 2 Desember 2023. 

Ia menyebutkan seharusnya para mahasiswa melawan dinasti politik yang sesungguhnya, yaitu di Jogja.

"Gubernurnya tidak dipilih melalui Pemilu. Gubernurnya adalah Sultan Hamengku Buwono X yang menjadi gubernur karena garis keturunan," lanjutnya.

Ia juga menyinggung soal penetapan UU Keistimewan DIY yang dalam prosesnya melibatkan capres dari PDIP, Ganjar Pranowo saat masih menjadi anggota DPR RI.

"Ini ditetapkan melalui Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta yang dilahirkan pada 2012. Dan salah satu anggota DPR yang berperan besar dalam kelahiran UU itu adalah Wakil Ketua Panitia Kerja di DPR yang bernama Ganjar Pranowo," terangnya dalam video pendek berjudul "Mahasiswa Munafik Menuduh Jokowi Menjalankan Politik Dinasti" itu. 

Video itu pun langsung mendapatkan reaksi dari netizen yang memberikan kritik soal Ade Armando yang dianggap tidak paham sejarah di balik UU Keistimewaan DIY. 

"Adek-adek mahasiswa tsb justru terlihat lbh paham sejarah republik dibanding ade armando. Kesultanan Jogja itu keberadaannya dikehendaki/ditopang oleh konstitusi krn kesultanan jogja ada kaitan historis yg erat dlm periode pendirian republik ini. Membuat padanan semacam itu sama dgn ahistoris," tulis akun @Caktweetjustice.

"Belajar sejarah Indonesianya dimana bang?

Ads Banner

BERITA TERKINI

Usai Resmi Melapor, Keempat Korban Pelecehan Seksual di Gunungkidul Jalani Visum

Usai Resmi Melapor, Keempat Korban Pelecehan Seksual di Gunungkidul Jalani Visum

Sabtu, 27 Juli 2024 06:14 WIB
Respons Kemenkes Soal Masih Ada Orang Tua yang Enggan Anaknya Diimunisasi Polio pada ...

Respons Kemenkes Soal Masih Ada Orang Tua yang Enggan Anaknya Diimunisasi Polio pada ...

Jumat, 26 Juli 2024 23:29 WIB
Kotabaru Ceria Kembali Digelar, Dimeriahkan Berbagai Kegiatan Kesenian Hingga Bazar di Pedestrian Jalan ...

Kotabaru Ceria Kembali Digelar, Dimeriahkan Berbagai Kegiatan Kesenian Hingga Bazar di Pedestrian Jalan ...

Jumat, 26 Juli 2024 23:07 WIB
Jadwal KRL Bogor Manggarai 27-31 Juli 2024, Cek Jam Berangkat Hari Ini

Jadwal KRL Bogor Manggarai 27-31 Juli 2024, Cek Jam Berangkat Hari Ini

Jumat, 26 Juli 2024 22:31 WIB
Inspiratif! Anak Pengrajin Bambu asal Buleleng Bali Diterima Kuliah Gratis di UGM

Inspiratif! Anak Pengrajin Bambu asal Buleleng Bali Diterima Kuliah Gratis di UGM

Jumat, 26 Juli 2024 21:45 WIB
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Tanjung Priok, Waspada Tanggal 26 - 28 Juli ...

Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Tanjung Priok, Waspada Tanggal 26 - 28 Juli ...

Jumat, 26 Juli 2024 21:45 WIB
PIN Polio Tahap 2 Berlangsung, Orang Tua Enggan Anaknya Diberi Imunisasi Tambahan, Kenapa?

PIN Polio Tahap 2 Berlangsung, Orang Tua Enggan Anaknya Diberi Imunisasi Tambahan, Kenapa?

Jumat, 26 Juli 2024 21:44 WIB
Hore! Disdukcapil Buka Layanan di BCE, Perekaman E-KTP Sambil Jalan-jalan

Hore! Disdukcapil Buka Layanan di BCE, Perekaman E-KTP Sambil Jalan-jalan

Jumat, 26 Juli 2024 19:08 WIB
Per Juni 2024, DP3AP2KB Kota Yogyakarta Mencatat Puluhan Kekerasan yang Terjadi Pada Anak

Per Juni 2024, DP3AP2KB Kota Yogyakarta Mencatat Puluhan Kekerasan yang Terjadi Pada Anak

Jumat, 26 Juli 2024 18:10 WIB
Kasus Tewasnya Mahasiswa Unisa, JPW Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembawa Sajam

Kasus Tewasnya Mahasiswa Unisa, JPW Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembawa Sajam

Jumat, 26 Juli 2024 14:09 WIB