Berita , Nasional , Wisata , Pilihan Editor

Alasan Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Naik per 1 Agustus 2022, Wakil KLHK : Penting Melakukan Pembatasan Kunjungan

profile picture Martina Herliana
Martina Herliana
Alasan Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Naik per 1 Agustus 2022, Wakil KLHK : Penting Melakukan Pembatasan Kunjungan
Alasan Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Naik per 1 Agustus 2022, Wakil KLHK : Penting Melakukan Pembatasan Kunjungan
HARIANE – Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) mengumumkan adanya rencana kenaikan harga tiket masuk Taman Nasional Pulau Komodo per 1 Agustus 2022.
Pemberitaan terkait penetapan kenaikan harga tiket masuk Taman Nasional Komodo itupun telah dibenarkan oleh pihak pengelola.
Terkait naiknya harga tiket mauk Taman Nasional Komodo ini pun kemudian memenuhi media sosial di Indonesia.
BACA JUGA : Alasan Tiket Borobudur Naik Jadi Rp 750 Ribu, Dirut TWC: Terkikis Karena Gesekan Kaki

Lantas apa alasan harga tiket masuk Taman Nasional Komodo naik?

Taman Nasional Komodo bukanlah sekedar destinasi wisata melainkan sebuah kawasan konservasi sehingga pengelolaannya tidak bisa disamakan dengan objek wisata pada umumnya.
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi NTT, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menekankan pentingnya pemberlakuan pembatas kuatu pengunjung di Taman Nasional Komodo demi menjaga kelestarian populasi biawak komodo.
“Perlu diatur jumlah maksimum yang dapat ditampung agar tidak berdampak pada pelestarian satwa komodo,” ujar Wakil Menteri LHK, Alue Dohong pada konferensi pers yang digelar bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kenaikan harga bisa berdampak pada jumlah pengunjung wisata yang datang ke Pulau Komodo sehingga berdampak pula bagi satwa yang ada khususnya komodo.
Diketahui tarif masuk Pulau Komodo per Juli 2022 akan naik senilai Rp 3,75 juta per orang per tahun dengan tujuan untuk konsevasi komodo atau menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, pengunjung juga akan dibatasi 200 ribu per tahun.
Adapun biaya tersebut akan diterapkan mulai tanggal 1 Agustus 2022 dengan sistem kolektif per empat orang sebesar Rp 15 juta. Biaya Rp 15 juta untuk empat orang ini sudah termasuk biaya tiket masuk, sehingga wisatawan yang menunjungi TN Komodo dalam tahun yang sama tidak perlu membayar tiket masuknya lagi.
BACA JUGA : Harga Tiket Borobudur Tetap Rp 50 Ribu, Tapi Ini yang Perlu Diketahui oleh Wisatawan
Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025