Jabar

Kasus Pembunuhan Anggota TNI di Bekasi, Korban Diteriaki Begal dan Dibacok Bertubi-tubi

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
kasus pembunuhan anggota TNI di Bekasi
Salah paham jadi motif kasus pembunuhan anggota TNI di Bekasi. (PMJ)

HARIANE – Rabu, 3 April 2024 Polda Metro Jaya melakukan konferensi pers kasus pembunuhan anggota TNI di Bekasi yang bernama Praka Supriyadi.

Konferensi pers ini dilakukan setelah Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dan menetapkan pelaku pembunuhan, yaitu AWR alias Deo alias Bocil.

Sebelum diringkus, pelaku A rupanya sempat melarikan diri dari Bekasi menuju ke rumah sang ayah yang berada di wilayah Palembang, Sumatera Selatan.

Rencana tersebut gagal saat Polisi berhasil mengejar bus yang ditumpangi pelaku dan mengamankannya saat di rumah makan di wilayah Grogol, Cilegon.

“Tim mencoba melakukan pengejaran dan mengejar bus yang ditumpangi tersangka, Maka kita berhasil untuk mencegat bus tersebut dan mengamankan tersangka yaitu di rumah makan di Jalan Sumur Wuluh, Grogol, Cilegon,” jelas Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra.

Kronologi Kasus Pembunuhan Anggota TNI di Bekasi

Kasus pembunuhan anggota TNI di Bekasi yang terjadi pada Kamis, 24 Maret 2024 ini bermula saat pelaku mendapatkan informasi dari temannya, bahwa korban mengajak teman wanitanya yang berinisial W untuk berhubungan intim di salah satu apartemen di Bekasi.

“Ternyata antara saudara W dengan tersangka terdapat selisih paham. Yang mana akibat selisih paham tersebut, W mengontak korban Supriyadi,” jelas Kombes Pol Wira seperti dikutip dari PMJ.

Untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut, korban bersama dengan temannya kemudian mendatangi pelaku.

Pelaku kemudian membonceng korban untuk pulang ke rumahnya. Namun di tengah perjalanan, pelaku justru menuju rumah temannya bernama Alvian.

Saat korban sedang menunggu di pinggir jalan depan rumah Alvian, tiba-tiba tersangka meneriaki korban dengan sebutan begal untuk mengundang perhatian warga.

“Selanjutnya tersangka mengambil pedang panjang yang berada di teras saksi Alvian,” terang Kombes Pol Wira.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Urutan Bacaan yang Dianjurkan

Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Urutan Bacaan yang Dianjurkan

Minggu, 16 Juni 2024 11:27 WIB
KPU Sleman Jadikan Burung Punglor Sebagai Maskot Pilkada 2024

KPU Sleman Jadikan Burung Punglor Sebagai Maskot Pilkada 2024

Minggu, 16 Juni 2024 10:31 WIB
Ramalan Zodiak Besok Senin 17 Juni 2024 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, ...

Ramalan Zodiak Besok Senin 17 Juni 2024 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, ...

Minggu, 16 Juni 2024 09:26 WIB
Harga Emas Perhiasan Hari ini Minggu 16 Juni 2024 Naik atau Turun? Berikut ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Minggu 16 Juni 2024 Naik atau Turun? Berikut ...

Minggu, 16 Juni 2024 09:12 WIB
Sempat Melejit, Harga Emas Antam Hari ini Minggu 16 Juni 2024 Stabil

Sempat Melejit, Harga Emas Antam Hari ini Minggu 16 Juni 2024 Stabil

Minggu, 16 Juni 2024 09:12 WIB
Lebih Awal Sehari, Majelis Tafsir Al Qur'an Gunungkidul Laksanakan Sholat Idul Adha Hari ...

Lebih Awal Sehari, Majelis Tafsir Al Qur'an Gunungkidul Laksanakan Sholat Idul Adha Hari ...

Minggu, 16 Juni 2024 09:10 WIB
Ramalan Zodiak Senin 17 Juni 2024 Lengkap untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, ...

Ramalan Zodiak Senin 17 Juni 2024 Lengkap untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, ...

Minggu, 16 Juni 2024 07:56 WIB
Biasanya Berbeda, Tahun Ini Jamaah Aolia Sholat Idul Adha Bareng Pemerintah

Biasanya Berbeda, Tahun Ini Jamaah Aolia Sholat Idul Adha Bareng Pemerintah

Minggu, 16 Juni 2024 05:00 WIB
Idul Adha, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg Untuk Gunungkidul

Idul Adha, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg Untuk Gunungkidul

Sabtu, 15 Juni 2024 19:36 WIB
Menjelang Pilkada, Khatib Idul Adha Dilarang Singgung Politik Praktis

Menjelang Pilkada, Khatib Idul Adha Dilarang Singgung Politik Praktis

Sabtu, 15 Juni 2024 19:34 WIB