Berita

Kasus Penipuan Tenaga Kerja di Purwakarta Mencapai 500 Juta, 2 Pelaku Terjerat Hukuman 4 Tahun Penjara

profile picture Indah Safitri
Indah Safitri
kasus penipuan tenaga kerja di Purwakarta.
2 pelaku kasus penipuan tenaga kerja di Purwakarta berhasil ditangkap, keduanya terjerat maksimal 4 tahun penjara. (Foto: Instagram/humaspoldajabar)

HARIANE - Polres Karawang telah berhasil membekuk 2 pelaku yang terlibat dalam dugaan kasus penipuan tenaga kerja di Purwakarta.

Perusahaan yang menjadi lokasi untuk menipu yaitu PT. Clama Indonesia yang berada di wilayah Purwakarta, Jawa Barat.

Ratusan orang telah menjadi korban dari penipuan kedua oknum tersebut, dimana uang yang berhasil diperolehnya mencapai angka ratusan juta rupiah.

Pelaku Penipuan Tenaga Kerja di Purwakarta Ditangkap

Kasus penipuan tenaga kerja di Purwakarta
Sejumlah barang bukti yang telah disita oleh pihak kepolisian. (Foto: Instagram/humaspoldajabar)

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari akun Instagram resmi Polda Jabar yang telah mengungkapkan terkait kasus penipuan uang terkait penyalur tenaga kerja di sebuah perusahaan.

Sat Reskrim Polres Karawang telah berhasil menangkap dua pelaku dugaan tindak pidana penipuan mengenai penyalur tenaga kerja di Purwakarta.

Pelaku kemudian menjanjikan kepada para korban unruk dijadikan security di PT. Clama Indonesia yang berada di Purwakarta dengan menggunakan sejumlah uang administrasi.

Hal ini memang sudah lumrah terjadi dalam dunia pekerjaan, namun tak sedikit terdapat indikasi penipuan di dalamnya.

Pelaku berinisial AS berusia 56 tahun merupakan seorang Pimpinan Cabang PT. Kobra Jaga Negara yang berada di Gang Sungwon Desa Purwasari, kecamatan Purwasari, Karawang.

Satu lagi pelaku berinsial KD berusia 56 tahun merupakan warga Rawagebang Rt 002/003 Desa Jatibaru, kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

AKBP Wirdhanto Hadicaksono yang merupakan Kapolres Purwakarta menyampaikan bahwa, terungkapnya tindak pidana penipuan tenaga kerja ini berawal dari informasi salah satu masyarakat yang menjadi korban penipuan tersebut.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Sopir Bus Trans Saestu Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas Kecelakaan di Bukit Bego

Sopir Bus Trans Saestu Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas Kecelakaan di Bukit Bego

Rabu, 21 Februari 2024 19:47 WIB
Usai Menjalankan Tugasnya Dalam Pemilu 2024, Petugas PPK Diberi Layanan Kesehatan Gratis oleh ...

Usai Menjalankan Tugasnya Dalam Pemilu 2024, Petugas PPK Diberi Layanan Kesehatan Gratis oleh ...

Rabu, 21 Februari 2024 18:55 WIB
Perkuat Upaya Pengolahan Sampah, Pemkot Yogyakarta Canangkan Olah Sampah Organik dari Rumah

Perkuat Upaya Pengolahan Sampah, Pemkot Yogyakarta Canangkan Olah Sampah Organik dari Rumah

Rabu, 21 Februari 2024 18:54 WIB
Update! Jadwal Konser NDX AKA Februari dan Maret 2024, Ada di 9 Kota ...

Update! Jadwal Konser NDX AKA Februari dan Maret 2024, Ada di 9 Kota ...

Rabu, 21 Februari 2024 18:01 WIB
Ramalan Shio Kamis 22 Februari 2024 Penting, Tikus Bakal Penuh Percaya Diri, Kuda ...

Ramalan Shio Kamis 22 Februari 2024 Penting, Tikus Bakal Penuh Percaya Diri, Kuda ...

Rabu, 21 Februari 2024 17:53 WIB
Ramalan Zodiak Kamis 22 Februari 2024 Lengkap, Aries Beruntung Soal Asmara, Target Karier ...

Ramalan Zodiak Kamis 22 Februari 2024 Lengkap, Aries Beruntung Soal Asmara, Target Karier ...

Rabu, 21 Februari 2024 16:53 WIB
6 Truk Sampah APK Pemilu 2024 Tersimpan di Gudang, Bawaslu Bantul Belum Dapat ...

6 Truk Sampah APK Pemilu 2024 Tersimpan di Gudang, Bawaslu Bantul Belum Dapat ...

Rabu, 21 Februari 2024 16:34 WIB
CNN Indonesia Minta Maaf Soal Real Count Pilpres 2024: Salah Input Data

CNN Indonesia Minta Maaf Soal Real Count Pilpres 2024: Salah Input Data

Rabu, 21 Februari 2024 16:18 WIB
Kebakaran Apartemen di Jakarta Pusat, Diduga Akibat Korsleting Listrik dari AC

Kebakaran Apartemen di Jakarta Pusat, Diduga Akibat Korsleting Listrik dari AC

Rabu, 21 Februari 2024 15:31 WIB
Muhmmadiyah Gelar Musyawarah Nasional Majelis Tarjih ke-32 di Pekalongan, Ini yang Dibahas

Muhmmadiyah Gelar Musyawarah Nasional Majelis Tarjih ke-32 di Pekalongan, Ini yang Dibahas

Rabu, 21 Februari 2024 15:03 WIB