Berita , D.I Yogyakarta
Komentar Bupati Bantul Abdul Halim Soal Retret di Akmil Magelang: Saya Kasih Nilai Sembilan
HARIANE – Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, memberikan komentarnya tentang kegiatan retret kepala daerah di Akmil, Magelang. Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari sepekan itu dijadwalkan ditutup pada Jumat, 28 Februari 2025.
"Yang paling berkesan adalah semangat kebersamaan yang tumbuh. Dari Sabang sampai Merauke, semua bertemu di sini," ungkap Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang turut serta dalam retret tersebut.
Menurutnya, materi yang disampaikan memang penting, tetapi ia menilai hal yang paling berharga adalah kesempatan untuk bertemu dan berbagi pemikiran dengan para kepala daerah lainnya.
Ia menyebut bahwa kegiatan ini membuka banyak pandangan terkait situasi nasional saat ini. Di mana, dunia sedang mengalami ketegangan, baik karena persaingan ekonomi, politik, maupun perang.
Sebagai contoh, Halim menyinggung ketegangan di Laut China Selatan, kehadiran blok BRICS, serta keanggotaan Indonesia di G20 sebagai tantangan nyata yang dihadapi.
"Jika tidak siap, kita bisa dilibas secara ekonomi dan militer," imbuhnya.
Retret ini menyadarkan para kepala daerah akan pentingnya kekompakan dan kebersamaan, baik antardaerah maupun dengan pemerintah pusat.
"Kita saling mengenal, bertukar informasi tentang potensi daerah masing-masing," kata Abdul Halim.
Selain itu, Halim menuturkan bahwa hal positif lain yang ia peroleh adalah kesempatan untuk mempromosikan potensi Bantul, terutama dalam bidang kerajinan rotan dan serat alam.
"Ada peluang kerja sama dengan daerah lain yang memiliki sumber daya tersebut," ujarnya.
Para kepala daerah juga saling berbagi success story dalam penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan investasi. Ia sendiri memberikan nilai sembilan dari skala 0-10 untuk kegiatan ini.
"Dari nol sampai sepuluh, saya kasih nilai sembilan," ucap Halim.