Pendidikan

Peringati Hari Pendidikan Nasional, Disdikpora Bantul:Tingkat Partisipasi Sekolah di Bantul Capai 100 Persen

profile picture Tim Red 2
Tim Red 2
Peringati Hari Pendidikan Nasional, Disdikpora Bantul:Tingkat Partisipasi Sekolah di Bantul Capai 100 Persen
Tingkat partisipasi sekolah untuk anak usia 5 hingga 18 telah mencapai 100 Persen. (Foto: Hariane/ Riza Marzuki).

"Masih juga ada kekurangan unit pembiayaan siswa SMP dan juga siswa SD," tambahnya lagi. 

Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan pendidikan merupakan salah satu alat untuk mencapai perubahan dan kompetisi antar negara semakin sengit sehingga terkadang orang tua cukup khawatir persaingan antara anak-anak Indonesia dengan anak-anak dari negara lain. Apalagi dalam persaingan global ini semakin 'tegal-tegalan' bahkan ada strategi untuk melemahkan kompetitor. 

"Oleh karenanya pendidikan sangat untuk anak-anak ke depan menjadi anak hebat berdaya saing yang akan memenangkan kompetisi global yang semakin ketat," ucapnya.

Halim menjelaskan untuk mencapai anak yang hebat dan punya data saing global maka harus belajar dari kelemahan sistem pendidikan dimasa yang lalu. Dalam sistem ada paradigma, metode termasuk metode pembelajaran. Halim memberikan contoh dirinya mungkin menjadi salah satu korban dari kelemahan sistem pendidikan dimasa lalu dan juga orang seusia dirinya juga menjadi korban sistem pendidikan dimasa lalu.

Kita dari SMP hingga SMA selama enam tahun belajar bahasa inggris namun hasilnya kita kesulitan berbahasa inggris. Nah itu lembaga kursus bahasa inggris hanya tiga bulan bisa menghasilkan lulusan yang pandai berbahasa inggris. Lembaga kursus bahasa ini punya strategi yang sangat bagus dalam waktu cepat bisa menghasilkan lulusan yang bisa pandai berbahasa inggris," ucapnya.

Kondisi tersebut sebut Halim menjadi tantangan bagi Disdikpora Bantul untuk menciptakan metode pembelajaran yang baik bagi guru dan hal tersebut tidaklah mudah sehingga perlu ada keterlibatan pakar di Indonesia ini untuk menjawab masalah tidak efektifnya kurikulum dalam mentransfer ilmu dan pengetahuan kepada siswa-siswanya.

"Saya berpikir harus punya terobosan yang penting hasilnya dan jangan selalu omong proses saja. Sebab jika prosesnya tidak menghasilkan hasil yang baik maka kita berpikir sebaliknya yakni yang penting hasilnya. Daripada proses yang panjang namun tidak menghasilkan seperti yang diharapkan maka lebih baik paradigmanya dibalik yaitu yang penting hasilnya," tegasnya.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025