Berita , D.I Yogyakarta

Lagi, Sampah Luar Daerah Dibuang Ke Gunungkidul

profile picture Pandu S
Pandu S
Sampah Luar Daerah Dibuang Ke Gunungkidul
Tumpukan Sampah di Kapanewon Purwosari. (Foto: Panewu Purwosari)

HARIANE - Kasus sampah luar daerah dibuang ke Gunungkidul kembali terjadi. 

Aktivitas pembuangan sampah ilegal dari luar daerah ke Kabupaten Gunungkidul tampaknya sudah harus jadi perhatian pemerintah. 

Setelah sebelumnya terjadi di Kalurahan Giring dan Mulusan, aktivitas ilegal ini terjadi juga di Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul.

Aktivitas pembuangan sampah ini pertama kali diketahui oleh warga setempat. Warga yang mengetahui kemudian langsung melaporkan dan langsung ditindaklanjuti dengan penutupan akses menuju lokasi, yang berada di wilayah Hutan Mranak, Padukuhan Widoro, Kalurahan Giripurwo, Purwosari.

Ketika dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Panewu Purwosari, Baryono Buang Prasetyo membenarkan. Saat ini pihaknya sudah menghentikan aktivitas pembuangan sampah di lahan milik salah satu warga pada Rabu, 8 Mei 2024. 

"Iya benar, kemarin langsung ditindaklanjuti, dan mengirim surat kepada pemilik lahan," kata Baryono, saat dihubungi melalui telepon Kamis, 9 Mei 2024.

Lebih lanjut, Baryono menjelaskan, lokasi yang digunakan untuk aktivitas pembuangan sampah itu berada jauh dari pemukiman warga, namun untuk distribusinya tetap melalui rumah-rumah warga. 

Rencananya, pihaknya akan bertemu pemilik lahan serta pihak yang menghubungkan, antara pembuang dengan pemilik lahan, pada hari Senin 13 Mei 2024. 

"Besok Senin pemilik lahan dan perantara akan kami panggil bersama lurah," kata Baryono.

Mengenai tindak lanjut sampah yang sudah terlanjur dibuang, Baryono mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul.

"Belum dilakukan penanganan, menunggu arahan dari DLH," tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengkonfirmasi bahwa benar adanya aktivitas pembuangan sampah di Purwosari, Gunungkidul. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025
Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Rabu, 02 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Rabu 2 April 2025, Cek Sebelum Beli

Harga Emas Perhiasan Hari ini Rabu 2 April 2025, Cek Sebelum Beli

Rabu, 02 April 2025
Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan atau Selang-Seling? Begini Hukumnya

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan atau Selang-Seling? Begini Hukumnya

Rabu, 02 April 2025
Sempat Melejit, Harga Emas Antam Hari ini Rabu 2 April 2025 Turun

Sempat Melejit, Harga Emas Antam Hari ini Rabu 2 April 2025 Turun

Rabu, 02 April 2025
Jadwal One Way Hingga Ganjil Genap Balik Lebaran 2025 di Jakarta, Catat Tanggalnya

Jadwal One Way Hingga Ganjil Genap Balik Lebaran 2025 di Jakarta, Catat Tanggalnya

Rabu, 02 April 2025
Satlantas Polresta Yogyakarta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Teteg Malioboro dan Sarkem saat ...

Satlantas Polresta Yogyakarta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Teteg Malioboro dan Sarkem saat ...

Rabu, 02 April 2025