Berita , D.I Yogyakarta , Ekbis

Produksi Briket Arang di Bantul. Hasil Kreasi Emak-emak Manfaatkan Sampah Batok Kelapa

profile picture Andi May
Andi May
Produksi Briket Arang di Bantul. Hasil Kreasi Emak-emak Manfaatkan Sampah Batok Kelapa
Produksi briket arang di Bantul yang berbahan dasar sampah batok kelapa dan kulit kacang koro. (Foto: Hariane/Andi May)

HARIANE - Emak-emak di Padukuhan Basole, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan terlibat dalam produksi briket arang di Bantul yang dibuat dari bahan daur ulang sampah. 

Briket dibuat dari sampah yang tidak bernilai seperti batok kelapa hingga kulit kacang koro dan dimanfaatkan emak - emak ini untuk meraup cuan. 

Briket arang diketahui sebagai bahan bakar alternatif yang dipergunakan untuk memasak atau pun memanggang makanan dengan beberapa kelebihan. 

Produksi briket  sendiri digagas oleh pemerintah desa setempat dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang dikelola oleh emak-emak. 

Produksi Briket Arang di Bantul. Hasil Kreasi Emak-emak Manfaatkan Sampah Batok Kelapa
Proses pembuatan briket arang. (Foto: Hariane/Andi May).

Bendahara Bumdes, Warsinah mengatakan pabrik briket di Bantul ini dengan memanfaatkan bank sampah yang mendapat bantuan dari Pertamina atau CSR untuk pembuatan briket. 

"Bahan dasar kami yakni batok kelapa yang dikumpulkan warga setempat," ujar Warsinah kepada awak media. 

Proses  produksi briket arang dimulai usai sampah batok kelapa terkumpul kemudian diolah menjadi arang lalu digiling sampai halus seperti bubuk. 

Selanjutnya, arang yang telah menjadi bubuk, akan melalui proses pencetakkan dengan ditaburi lem pada bubuk arang tersebut. 

"Untuk proses produksi sendiri kurang dari satu jam atau sekitar 50 menit menjadi briket arang" ucap Warsinah. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025