Harianesia , Artikel

Keutamaan Puasa Syawal Bagi Umat Muslim, Haruskah Bayar Hutang Puasa Dulu ?

profile picture Yuni Sita Kusrini
Yuni Sita Kusrini
Keutamaan Puasa Syawal Bagi Umat Muslim, Haruskah Bayar Hutang Puasa Dulu ?
Keutamaan puasa syawal bagi umat muslim. (Foto : Pexels/Thirdman)
"Kalo ketemu ramadhan diteruskan lagi diteruskan lagi sampai meninggal maka selama hidupnya dai akan memiliki nilai takwa dalam jiwanya. Itu rahasianya," imbuhnya.

Lalu kapan seorang muslim bisa menunaikan puasa syawal?

Hari pertama ramadhan dilarang menunaikan puasa syawal sehingga umat muslim bisa memulai pada hari kedua syawal. Ustadz Adi juga menjelaskan bahwa umat muslim diberikan pilihan untuk memulai hingga akhir syawal.
Ketentuan puasa syawal ditunaikan di waktu-waktu strategis sesuai dengan kondisi umat muslim sehingga tidak harus berurusan selama masih dalam bulan syawal.
"Baru dapat empat hari enamnya nggak kuat hari ketujuh mulai lagi nggak papa silahkan," jawabnya.
Umat muslim perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk menjalankan puasa syawal meskipun mendapat keistimewaan yang tidak dimiliki oleh laki-laki berupa haid.

Lalu haruskan seorang muslim mengganti puasanya terlebih dahulu sebelum puasa syawal atau boleh puasa syawal terlebih dahulu?

Sementara dilansir dari kanal Youtube Kajian Islam Official oleh Ustadz Adi Hidayat yang diunggah pada 16 Mei 2021.
Ulama terbagi menjadi dua pendapat. Pendapat pertama mutasyaddid atau yang sangat ketat yaitu jika muslim memiliki kewajiban mengganti puasa maka dahulukan yang wajib karena sifat wajib dalam tatanan hukum diatas sifat sunnah.
Sifat wajib menjadi hutang sehingga jika dikerjakan menjadi pahala jika ditinggalkan menjadi dosa. Sehingga hukumnya adalah mengganti puasa terlebih dahulu baru melaksanakan puasa syawal.
Pandangan yang kedua yakni mutasahilin atau yang agak longgar. Maksudnya adalah boleh mendahulukan puasa syawal terlebih dahulu baru kemudian mengganti puasa saat ramadhan.
Dahlilnya adalah QS. Al Baqarah ayat 184. Pada QS. Al Baqarah ayat 184 ketika menyebutkan kata 'hari-hari lain' yang berarti tidak dibatasi waktunya atau luas. Aisyah radiallahu 'anha (ra)  pernah mengganti puasa pada bulan syaban ketika akan bertemu dengan bulan ramadhan selanjutnya.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Arus Balik Lebaran, Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.197 Penumpang dari Stasiun di Jogja

Arus Balik Lebaran, Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.197 Penumpang dari Stasiun di Jogja

Sabtu, 05 April 2025
Pastikan Kenyamanan Penumpang, Terminal Dhaksinarga Wonosari Sediakan Kasur dan Ruang Ber-AC

Pastikan Kenyamanan Penumpang, Terminal Dhaksinarga Wonosari Sediakan Kasur dan Ruang Ber-AC

Sabtu, 05 April 2025
Gawat! Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 5 April 2025 Terjun Bebas

Gawat! Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 5 April 2025 Terjun Bebas

Sabtu, 05 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 5 April 2025 Naik atau Turun? Berikut ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 5 April 2025 Naik atau Turun? Berikut ...

Sabtu, 05 April 2025
Kecelakaan di Jogja, Lansia Tewas Usai Tabrak Truk Parkir

Kecelakaan di Jogja, Lansia Tewas Usai Tabrak Truk Parkir

Sabtu, 05 April 2025
Pemancing Asal Semarang Jatuh dari Tebing di Pantai Gunungkidul

Pemancing Asal Semarang Jatuh dari Tebing di Pantai Gunungkidul

Sabtu, 05 April 2025
Kebijakan Tarif Trump Buat Wall Street Terpeleset! Apple & Nvidia Jadi Korban

Kebijakan Tarif Trump Buat Wall Street Terpeleset! Apple & Nvidia Jadi Korban

Jumat, 04 April 2025
7 Program Unggulan Bupati Endah Baru Terealisasi Tahun Depan, Apa Saja?

7 Program Unggulan Bupati Endah Baru Terealisasi Tahun Depan, Apa Saja?

Jumat, 04 April 2025
Puluhan Ribu Wisatawan Masuk ke Gunungkidul, Berikut Obyek yang Ramai Dikunjungi

Puluhan Ribu Wisatawan Masuk ke Gunungkidul, Berikut Obyek yang Ramai Dikunjungi

Jumat, 04 April 2025
3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Parangtritis, Satu Orang dalam Pencarian

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Parangtritis, Satu Orang dalam Pencarian

Jumat, 04 April 2025