Berita , D.I Yogyakarta

Sopir Bus Trans Saestu Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas Kecelakaan di Bukit Bego

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
Kecelakaan di bukit bego
Sebuah bus terlibat kecelakaan tunggal di Bukit Bego Bantul dan tewaskan tiga penumpangnya pada Kamis, 8 Februari 2024 lalu. (Foto: Wahyu Turi K)

HARIANE - Polres Bantul menetapkan satu orang sebagai tersangka atas peristiwa kecelakaan bus Saestu Trans nomor polisi E 7607 V yang terguling di dekat Bukit Bego atau di Jalan Imogiri-Manggunan, Kabupaten Bantul pada Kamis, 8 Februari 2024 lalu.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry mengungkapkan, seseorang yang ditetapkan sebagai tersangka tak lain pengemudi bus tersebut, laki-laki berinisial AFP (25), asal Karanganyar, Jawa Tengah. 

"Penetapan tersangka AFP itu dilakukan usai didapatkannya hasil proses penyelidikan, pengumpulan bukti, pengumpulan keterangan saksi, termasuk saksi ahli," terang Jeffry, Rabu, 21 Februari 2024.

Berdasarkan keterangan saksi ahli dari Dinas Perhubungan Bantul, jelas Jeffry, hasil pemeriksaan terhadap bus tersebut tidak ada engine brake atau tidak ada rem pelambat pada mesin atau sistem pembuangan.

Kemudian berdasarkan analisa dari keterangan dan informasi yang didapat dari saksi-saksi, bus tersebut terkena fenomena brake fade effect atau rem los dikarenakan kondisi panas berlebihan pada kampas dan tromol.

"Hal itu terjadi dikarenakan pada saat jalan menurun dilakukan pengereman secara terus menerus (oleh tersangka AFP), sehingga kampas dan tromol panas," katanya.

Berdasarkan pendapat saksi tersebut, diperoleh informasi bahwa secara administrasi lulus uji bus itu sudah tidak berlaku sejak tahun 2018. Dengan demikian kendaraan tersebut dapat dikatakan tidak layak jalan.

Kemudian, sopir bus juga terbukti lalai membawa kendaraan yang berimbas terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal dan menewaskan tiga orang penumpang.

Atas perbuatannya, AFP terancam dengan pasal 310 ayat (2) dan (4) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan. Di mana, Pasal 310 ayat (2) berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam pasal 229 ayat (3), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 2.000.000.

"Sedangkan pasal 310 ayat (4) berbunyi dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 12.000.000," pungkasnya.****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Cegah Politik Uang di Pilkada 2024, Bawaslu Bantul Gandeng Karang Taruna

Cegah Politik Uang di Pilkada 2024, Bawaslu Bantul Gandeng Karang Taruna

Jumat, 19 April 2024 05:17 WIB
Resmi Tersangka, Pengendara Fortuner Arogan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Resmi Tersangka, Pengendara Fortuner Arogan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Jumat, 19 April 2024 04:53 WIB
Peluang Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia U23 Qatar 2024, Wajib Menang ...

Peluang Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia U23 Qatar 2024, Wajib Menang ...

Kamis, 18 April 2024 23:02 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia U23 vs Australia U23, Sundulan Komang Teguh Bawa Kemenangan Bagi ...

Hasil Pertandingan Indonesia U23 vs Australia U23, Sundulan Komang Teguh Bawa Kemenangan Bagi ...

Kamis, 18 April 2024 22:42 WIB
Bobol Rumah Warga Kasihan Bantul, Perempuan Asal Cianjur Curi Uang Rp 81 Juta

Bobol Rumah Warga Kasihan Bantul, Perempuan Asal Cianjur Curi Uang Rp 81 Juta

Kamis, 18 April 2024 19:21 WIB
Gasak Uang Tunai RP 100 Juta, Seorang Wanita Masuk Bui

Gasak Uang Tunai RP 100 Juta, Seorang Wanita Masuk Bui

Kamis, 18 April 2024 18:28 WIB
Bawa Celurit dan Molotov, 5 Remaja Diamankan Polisi

Bawa Celurit dan Molotov, 5 Remaja Diamankan Polisi

Kamis, 18 April 2024 18:14 WIB
Angka Gejala Depresi Mahasiswa Program Dokter Spesialis Tinggi, UGM Rutin Cek Kesehatan Mental

Angka Gejala Depresi Mahasiswa Program Dokter Spesialis Tinggi, UGM Rutin Cek Kesehatan Mental

Kamis, 18 April 2024 17:57 WIB
Peringati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108, Pemkab Gelar Khitanan Massal di Puskesmas Godean ...

Peringati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108, Pemkab Gelar Khitanan Massal di Puskesmas Godean ...

Kamis, 18 April 2024 17:20 WIB
Pemkab Sleman Dorong Perluasan Program Percepatan Penurunan Stunting

Pemkab Sleman Dorong Perluasan Program Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 18 April 2024 16:49 WIB