PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan yang Berlaku hingga 5 Desember 2022

HARIANE – PPKM Jawa-Bali diperpanjang kembali mulai 22 November 2022 sampai dengan 5 Desember 2022.

PPKM Jawa-Bali diperpanjang ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk menekan laju perkembangan Covid-19 yang dalam seminggu terakhir masih berada di atas angka 5 ribu kasus aktif.

PPKM Jawa-Bali diperpanjang ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 49 Tahun 2022.

Seluruh kabupaten/kota di PPKM Jawa-Bali diperpanjang masuk ke dalam kategori PPKM level 1.

BACA JUGA:  Seluruh Wilayah RI PPKM Level 1 Akibat Penyebaran Covid Varian XBB, Benarkah Penularannya 1,7 kali Lebih Cepat?

Aturan Terbaru PPKM Level 1

PPKM Jawa-Bali diperpanjang
PPKM Jawa-Bali diperpanjang, berikut aturan terbaru PPKM level 1. (Foto: freepik.com)

Melansir dari Inmendagri Nomor 49 Tahun 2022, berikut merupakan aturan lengkap kegiatan masyarakat selama PPKM Jawa-Bali diperpanjang, PPKM level 1:

1. Work From Office (WFO)

Pemerintah menetapkan aturan pada kantor atau kegiatan sektor non esensial daerah PPKM level 1 di Jawa-Bali dapat beroperasi 100 persen, serta perusahaan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

2. Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui PTM terbatas atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

BACA JUGA:  Aturan Baru PPKM Level 1 Berlaku di Seluruh Indonesia Mulai 8 November 2022, Simak Selengkapnya di Sini

3. Tempat Ibadah

Tempat ibadah baik masjid, mushola, gereja, pura, vihara, dan klenteng serta tempat ibadah lainnya di daerah PPKM level 1 di Jawa-Bali dapat mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan berjamaah dengan kapasitas 100 persen.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com